Detak-Palembang.com, PALEMBANG – Jembatan Keramasan Lama yang sudah dibangun sejak 30 tahun lalu, kini akan segera diperbaiki.

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumsel, akan memperbaiki Jembatan Keramasan Lama, dan meningkatkan kualitasnya.

Kepala BBPJN Sumsel Kiagus Syaiful Anwar mengatakan, perbaikan jembatan bukan karena kualitasnya sudah buruk, tapi hal tersebut adalah langkah preventif untuk mencegah infrastruktur terjadi sesuatu.

“Umur jembatan sudah 30 tahun lebih, sehingga sudah pantas diperbaiki,” ucapnya, saat menggelar Konferensi Pers di kantor BBPJN Sumsel, Kamis (27/5/2021).

Dalam upaya perbaikan Preservasi Jembatan Keramasan, lanjutnya, akan dilakukan penutupan Jembatan Keramasan Lama. Yang mana dimulai tanggal 1 Juni – 31 Desember 2021.

Arus lalu lintas nantinya, akan dialihkan ke Jembatan Keramasan Baru (Contra flow).

Lalu, pekerjaan rekonstruksi jalan akses Terminal Alang-Alang Lebar (AAL), akan dimulai tanggal 14 Juni – 31 Desember 2021, dengan menutup satu jalur lalu lintas.

Di dalam Kota Palembang sendiri, akan dilaksanakan kegiatan rehabilitasi jembatan terhadap dua jembatan dalam kota.

Yaitu Jembatan Ogan 3 di Lingkar Selatan dan Jembatan Sakanak, di Jalan Demang Lebar Daun Palembang.

“Jembatan Sekanak tidak diperlukan penutupan jalan, karena tidak mengganti lantai jembatan,” katanya.

Sementara untuk Jembatan Ogan 3 Palembang, diperlukan penutupan selama 3 bulan untuk penggantian lantai jembatan.

Perbaikan tersebut dilakukan, karwna kondisi Jembatan Ogan 3 nilainya 3, yaitu sudah layak ditangani secara rehabilitasi.

Per tanggal 8 Juni 2021 nantinya, akan ada pengalihan rute lalu lintas.

“Bagi warga dari Jejawi OKI atau Jalan Talang Putri Banyuasin yang ingin ke Gerbang Tol Keramasan arah Tol Palindra, harus melewati Jalan Gubernur H Bastari – Wahid Hasyim – Ki Merogan dan lainnya. Begitu juga arus sebaliknya,” ucapnya.