Detak-Palembang.com PALEMBANG – Aparat kepolisian Polrestabes Unit Tindak Pidana Ringan (Tipiring) mengamankan 10 pasangan mesum terjaring razia penyakit masyarakat (pekat).

Lantaran kesepuluh pasangan mesum itu tidak dapat menunjukkan buku nikah saat di razia di penginapan dan kos-kosan pada Jumat (28/5) hingga Sabtu (29/5), dinihari.

Kasat Shabara Polrestabes Palembang AKBP Erwin Irawan mengatakan, razia memang sengaja dilakukan untuk menindak penyakit masyarakat salah satunya perbuatan maksiat.

“Selain itu razia bertujuan untuk mengantisipasi kejahatan seperti peredaran narkoba, minuman keras dan menciptakan kondisi tertib serta kondusif dimasyarakat,”katanya Sabtu,(29/5)

Dari hasil razia pekat ini, lanjutnya, ada sebanyak 10 pasangan yang kedapatan bukan suami istri yang terjaring, mereka diamankan dari beberapa kos kosan dan penginapan yang ada di Kota Palembang.

“Pasangan yang diduga akan berbuat mesum kami bawa ke kantor untuk didata, dan akan kita panggil orang tua mereka. Lalu disuruh membuat surat perjanjian untuk tidak keluyuran malam malam. Apalagi berduaan didalam kamar, tanpa ada ikatan resmi,” katanya.

Pantauan di lokasi, petugas Satsabhara yang menggelar razia mendatangi satu persatu kamar yang di huni di kosan maupun penginapan. Lalu meminta penghuni kamar apabila berduaan dengan pasangan untuk menunjukkan bukti nikah atau menunjukkan buku nikah.

Jika bisa menunjukkan bukti pasangan suami istri maka tidak akan diamankan, dan apabila kedapatan salah satu teman di kamar tidak bisa menunjukkan bukti nikah atau Identitas yang berbeda maka akan diamankan untuk dibawa ke Polrestabes, Palembang kemudian didata.