Walikota Palembang Harnojoyo

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Hal itu dampak dari status zona oranye Covid-19 masih belum berubah hingga ke zona hijau.

Berdasarkan informasi PPKM merupakan kamuflase PSBB itu sendiri yang beracuan kepada aturan Perwali dan Perda.

Namun Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan, tidak akan memberlakukan pembatasan-pembatasan seperti PSBB.

“PPKM adalah pembatasan perilaku masyarakat. Tetapi tidak terlalu menekankan tentang larangan. Kami hanya menanamkan, bagaiman upaya tetap memasyarakat protokol kesehatan jangna sampai rantai viru Corona terjadi,”katanya di Rumdis Rabu,(14/4/2021).

Soal apa saja sangksi dan penerapan larangan? Harnojoyo tetap menjawab beracuan sama seperti PSBB dengan aturan dan larangan berpedoman kepada Perwali.

“Aturan dan larangan sama seperti PSBB. Larangan dan aturannya ada di Perwali,”jelasnya lagi

Namun dipaparkan berdasarkan hasil keputusan rapat bersama Gugus Tugas Pemkot Palembang PPKM akan ditekankan kepada masyarakat dilingkungan Kelurahan dan Kecamatan.

“Hasil rapat tadi kita akan berlaku kepada masyarakat berbasis mikro dan mengoptimalkan posko Gugus Tugas disetiap Kecamatan,”pungkasnya.

Artinya PPKM akan menekankan pembatasan dilakukan di level Kecamatan dan Kelurahan. Yang dilakukan oleh Tim Gugus Tugas disetiap wilayah secara mikro.