Pedagang ayam potong di Pasar Tradisional Lemabang Palembang Sumsel (Detak-Palembang.com)

Detak-Palembang, PALEMBANG – Bulan Ramadan 1442 Hijriah sudah memasuki hari ketiga di bulan April 2021.

Berbagai persiapan umat muslim, untuk menjalankan ibadah puasa di tahun ini. Salah satunya menyiapkan menu berbuka puasa dan sahur setiap harinya.

Di pasar-pasar tradisional di Kota Palembang Sumatera Selatan (Sumsel), terus menyiapkan beragam kebutuhan pokok. Mulai dari bumbu-bumbu dapur, daging ayam dan sapi hingga sayur-mayur.

Dari pantauan awak Detak-Palembang.com, harga daging ayam potong di beberapa pasar tradisional di Kota Palembang mengalami naik turun.

Seperti di hari pertama bulan Ramadan, yaitu pada hari Selasa (13/4/2021), harga ayam potong di Pasar Tradisional Lemabang Palembang melonjak drastis.

Yaitu dari harga Rp40.000 – Rp45.000 per Kilogram (Kg). Padahal sebelum Ramadan, harganya hanya Rp34.000-Rp36.000 per Kg. Sama halnya di Pasar Sekip Palembang dan Pasar Palimo Palembang.

Namun di hari kedua Ramadan pada hari Rabu (14/4/2021), harganya menurun di angka Rp38.000 – Rp42.000 per Kg.

Harga pun kembali menurun di hari ketiga bulan Ramadan, di hari Kamis (15/4/2021), harga daging ayam potong kembali menurun. Yaitu seharga Rp35.000 – Rp36.000 per Kg.

Maliki, salah satu pedagang ayam potong di Pasar Tradisional Lemabang Palembang mengatakan, hari pertama Ramadan memang pasokan ayam dari distributor menipis.

“Banyak pedagang yang tidak berjualan, karena pengiriman ayam sedikit. Di pasar pagi Lemabang ini, hanya saya yang dapat pasokan ayam. Itu pun hanya satu mobil saja, makanya harganya langsung naik,” ucapnya, Kamis (15/4/2021).

Harga yang tiba-tiba melonjak drastis di hari pertama Ramadan, cukup membuat Yuni, pengusaha katering sedikit kewalahan.

Dia mengaku, harus ke beberapa pasar tradisional di Kota Palembang untuk mendapatkan harga yang lebih murah.

“Kalau di Pasar Sekip Palembang, harga ayam potong sebesar R40.000 per Kg di hari kedua Ramadan. Tapi saya lebih memilih ke Pasar Palimo Palembang, harganya Rp38.000 per Kg,” katanya.

Dia berharap, harga ayam potong tidak tiba-tiba naik. Karena kondisi tersebut membuatnya kesulitan untuk menjajakan nasi kotak pesanan pelanggannya.