Detak-Palembang.com – Palembang , Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang menyampaikan laporan hasil reses aspirasi masyarakat kepada Pemerintah Kota Palembang dalam Rapat Paripurna ke 6 Masa Persidangan I Tahun 2021.

Selain itu juga dilanjutkan dengan Penutupan masa persidangan I tahun kerja 2021 dan Pembukaan persidangan II tahun kerja 2021, Senin (26/4/2021).

Dalam laporan tersebut yang disampaikan oleh masing-masing dapil I, II, III, IV, V dan VI, masyarakat banyak meminta perbaikan jalan dan pembangunan drainase.

Pemerintah Kota Palembang diharapkan intensif dalam pembangunan skala prioritas agar terwujudnya pemerataan sarana dan prasarana.

Juru bicara Dapil I, Abdullah Taufik, mengatakan, masyarakat di Kelurahan Puncak Sekuning yang mengeluh kerap macet karena adanya usaha bongkar muat

Selain itu warga juga meminta perbaikan jalan cor beton dan juga pembangunan drainase.

Serta beberapa titik jalan di Barangan dan Gandus belum terpasang lampu jalan.

“Mohon untuk pemerintah Kota Palembang menjadi perhatian, agar apa yang menjadi keluhan masyarakat dapat direalisasikan, terutama untuk sarana dan prasarana infrastruktur,” ujarnya.

Infrastruktur Haljuga banyak dikeluhkan masyarakat di Dapil II meliputi Kecamatan Sukarami, Alang-alang Lebar, dan Kemuning, serta Dapil III meliputi Kecamatan IT I, II dan III.

Pihaknya meminta pembuatan drainase dan penataan yang terencana sehingga koordinasi terpadu dalam terealisasi.

“Khususnya di dapil III keluhannya juga sama, yakni meminta perbaikan jalan,” ujar Yulva Cindosari, Juru Bicara Dapil III.

Sedangkan anggota DPRD Dapil IV meliputi Kecamatan Sako, Sematang Borang dan Kalidoni meminta agar pemerintah memperketat pengawasan, karena status Palembang yang kembali zona merah penyebaran Covid-19.

Selain itu penambahan titik lampu jalan karena di daerah tersebut ada yang belum terpasang

Kemudian Jalan di Noerdin Panji kerap memgalami kemacetan.

“Mohon dinas terkait agar menindaklanjuti kawasan tersebut, karena banyak truk bermuatan berat, jadi menyebabkan macet. Selain itu insentif RT/RW yang sudah beberapa bulan belum dibayarkan, mohon jadi perhatian,” jelas Arya Saputra, Juru Bicara Dapil IV.

Tak hanya itukata Arya, meminta pemerintah Kota Palembang untuk membangun boster baru untuk memenuhi kebutuhan air bersih di daerah Sako. Serta memperhatikan sarana dan prasarana di Sako.

“Diharapkan intensif untuk membangun pemerataan infrastruktur agar tidak ada kesenjangan,” katanya lagi.

Sedangkan Dapil V dan VI juga meminta pembangunan jalan dan drainase.

Khusus Dapil V melalui juru bicaranya, Akbar Alvaro menyampaikan, masih banyaknya di daerah Plaju belum dilayani pembuatan KK dan KTP.

“Diharapkan ada penambatan UPTD Capil di Plaju, karena masih banyak keluhan,” kata Alvaro.

Tak hanya itu, untuk vaksinasi juga diperhatikan agar terealisasi dengan baik terutama bagi para lansia, sedangkan diketahui kadaluarsa vaksinnya beralhir Juli mendatang, makanya dinas kesehatan harus mempercepat target realisasinya.

“Kemudian sampai saat ini juga keluhan insenrif bagi RT/RW yang sudah lima bulan belum cair. Mohon Pemerintah Kota Palembang segera menindaklanjuti untuk pembayarannya karena sudah menjadi haknya,” ujar Alvaro.