Detak-Palembang.com PALEMBANG – Luar biasa aparat kepolisian Polrestabes Palembang menggelar sidak besar-besaran dengan menyeruduk kawasan Tangga Buntung karena tercium merupakan kampung narkoba.

Hal itu terjadi Minggu,(11/4/2021) sekitar pukul 08.00 WIB berlangsung sampai pukul 11.00 WIB. Bahkan ada lebih kurang 4 lorong di kawasan Tangga Buntung telah dibersihkan dari pusat peredaran, penggunaan dan konsumsi narkoba.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Satyaputra menjelaskan, dugaan awal adanya indikasi kampung narkoba di Palembang terpusat di kawasan Tangga Buntung. Dari informasi itu, Irvan menghimpun kekuatan untuk membersihkan kawasan tersebut dari peredaran gelap narkoba.

“Awalnya informasi dari masyarakat melaporkan langsung kepada Pak Kapolda Sumsel. Mendengar itu secara cermat Polrestabes langsung menindaklanjutinya,”katanya Minggu,(11/4/2021).

Diakuinya dia menurunkan kekuatan besar dengan dibantu Brimob, Polisi Satwa atau K9 dari Polda Sumsel untuk melakukan pengerebekan tersebut.

“Kita juga tidak lupa melibatkan Satpolair. Karena saat menggerebek kami antisipasi akan ada yang berusaha kabur ke sungai musi,”terangnya.

Dia berharap kegiatan kali ini bisa memberantas peredaran narkoba di Kota Palembang. Dia ingin masyarakat Palembang mendapatkan suasana aman dan nyaman. Terlebih lagi memberantas narkoba diharapkan kemungkinan besar berefek dapat menekan juga angka kriminalitas yang kerap terjadi di Kota Palembang.

“Semoga ke depan, baik masyarakat, pemerintah dan TNI Polri bisa menciptakan suasana yang baik dan anti narkoba di Tangga Buntung, semoga Allah meridhoi,”pungkasnya.

Ini Dia Hasil Pengerebekan Kampung Narkoba :

Hasil dari pengerebekan kampung narkoba di tangga buntung Polrestabes Palembang merilis penangkap pelaku dan beberapa barang bukti.

  • Tersangka Diamankan

Sasaran atau tersangka yang diamankan berjumlah 65 orang terdiri dari 59 laki-laki dan 6 perempuan.

  • Barang Bukti

Sedangkan barang bukti yang diamankan. Yakni, 1,5 kg sabu-sabu, 8 senjata tajam, 42 petasan, 41 alat hisap sabu-sabu berupa bong, 1 botol air keras (cuka parah), 5 timbangan digital, 109 alat hisap sabu berupa pirek, 73 korek api gas, 2 unit HT, 33 ponsel, 1 unit decoder CCTV dan 2 mobil CRV