Ilustrasi

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Seorang gadis berinisial NR (20) hamil dua bulan setelah berkali-kali menjadi korban pemerkosaan tetangganya. Hal itu akhirnya diketahui keluarga hingga melaporkan ke SPKT Polrestabes Palembang Kamis,(1/3/2021)

Menurut keterangan ibu korban SM korban di perkosa tetangga sejak Oktober 2020 hingga Maret 2021. Pelaku keseharian tidak bekerja hanya nongkrong dan aktifitas itulah membuat pelaku nekat menggagahi anaknya berkali-kali.

“Saya sangat kaget ketika tahu anak saya telah hamil 2 bulan. Waktu kami tanya siapa yang menghamilinya, katanya Pan, pemuda dekat rumah kami,”katanya

Lalu saat ditanyakan anaknya mengaku pertama kali diperkosa Oktober 2020 lalu, saat berkumpul bersama teman-temannya di rumah Pan, Jalan Sukasari, Perumahan Bukti Baru, Kecamatan Ilir Barat I.

“Waktu itu teman-temannya berkumpul di depan rumah, sedangkan anak saya dan terlapor berada di ruang tamu dalam rumah terlapor,” ujarnya.

Kemudian, lanjutnya, terlapor menarik NR dan memaksanya untuk berhubungan intim tapi ditolak.

“Anak saya tidak mau, tapi Pan memaksa dan menggerayangi anak saya sambil melepas semua pakaiannya, sehingga terjadilah perbuatan itu (hubungan intim), lalu anak saya pulang,”tuturnya.

Tidak sampai di situ, ternyata Pan kembali menyetubuhi NR, bahkan hingga berulang kali setiap ada kesempatan. Terakhir pada Selasa 22 Maret 2021, sekitar pukul 15.00 WIB.

“Selasa kemarin, Pan menyuruh anak saya ke rumahnya dengan alasan minta dibangunkan, tapi dia malah menyetubuhi anak saya. Beberapa hari setelah itu, kami baru tahu kalau NR telah hamil 2 bulan karena perbuatan Pan. Sebagai orang tua jelas saya tidak terima, makanya melaporkannya ke polisi,” pungkasnya.

Kasubag Humas Polrestabes Palembang, Kompol M Abduulah, membenarkan adanya lapora tentang persetubuhan terhadap anak tersebut.

“Benar, laporannya sudah diterima anggota piket SPKT Polrestabes Palembang, dan akan ditindak lanjuti oleh Unit PPA,” katanya