Wawako saat memimpin rapat tindak lanjut penemuan tahu formalin

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Kota Palembang tengah di teror momok tahu formalin diyakini masih beredar di pasar tradisional. Hal itu pasca ditemukan 20 ribu tahu berformalin yang diamankan beberapa waktu lalu.

Keamanan masyarakat Palembang ternyata dijamin oleh Wakil Wali Kota (Wawako) Palembang Fitrianti Agustinda. Lantaran diam-diam Wawako lagi menyelidiki indikasi gelap peredaran tahu berformalin tersebut.

Itu terlihat jelas dirinya, menggelar rapat tindak lanjut penemu tahu formalin di ruang rapat Bappeda Kota Palembang, Senin,(15/3/2021)

“Karena soal tahu berformalin tidak akan sampai penemuannya saja. Akan kita selidiki terus sampai benar-benar tuntas dan masyarakat aman,”kata Wakil Wali Kota (Wawako) Palembang Fitrianti Agustinda saat memimpin rapat tersebut

Dia juga mengajak semua pihak seperti BPPOM, POLRI dari Polrestabes Palembang serta Polda Sumsel dan dinas terkait untuk menyelidiki momok tahu formalin ini. Agar peredaran tahu berformalin di tengah warga Palembang terhenti secara permanen dan tuntas.

“Penyelidikan akan kita tuntaskan bukan hanya kepada pedagang saja. Kita akan cari siapa penjual pruduknya dan siapa produsennya. Hal itu saya lakukan agar benar benar tuntas,”tegasnya

Sementara itu Finda juga tengah mengontrol bahan makanan di Kota Palembang jelang Ramadhan. Dia berharap bahan makana itu terjamin dari formalin boraks dan obat obat berbahaya lainnya.

Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Palembang Yosep mengatakan, setelah mengamankan 20 ribu tahu berformalin pihaknya telah menetapkan satu tersangka. Dia tengah menyusun semua berkas untuk melimpahkan kasus itu kepengadilan.

“Barang bukti sudah lengkap, satu tersangka kita dapatkan. Setelah itu kita ajukan kepengadilan. Pelaku ini terancam undang undang pangan No 14 tahun 2016 dengan ancaman 5 penjara dan denda maksimal 10 miliar,”jelas