Detak-Palembang.com – Lombok , Kunjungan kerja Wakil Ketua BURT DPR RI Novita Wijayanti ke Internasional Zainuddin Abdul Majid di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), dalam penilainya sudah baik dari sisi layanan, terutama bagj para Anggota Dewan yang ingin mengakses bandara tersebut. Otoritas bandara setempat pun diserukan terus meningkatkan layanannya.

Ditemui usai mengikuti pertemuan dengan Angkasa Pura I dan II, juga PT Joumpa dan PT Garuda Angkasa, Wakil Ketua BURT DPR RI Novita Wijayanti mengatakan, selain layanan yang harus terus ditingkatkan, protokol kesehatan (prokes) selama pandemi Covid-19 juga harus diperketat. Validasi surat keterangan negatif corona harus dipastikan keasliannya.

“Jangan sampai ada penumpang yang tidak gunakan masker lalu lalang di bandara. Lalu surat keterangan Covid harus divalidasi dan dipastikan keasliannya. Jangan sampai ada surat keterangan palsu dengan mengedit tanggal (validasi),” ucap Novita, Minggu (28/3/2021) di Lombok. Selain itu, politisi Partai Gerindra ini juga menyinggung harga tiket pesawat yang mahal. Jakarta-Bali, akunya bisa mencapai Rp6,5 juta untuk tiket pesawat.

“Saat ini tiket mahal sekali. Jakarta-Bali Rp6,5 juta. Ternyata sekarang ada promosi dari Garuda Indonesia jadi Rp2,5 juta. Itu sangat menarik. Semoga jadi berkelanjutan dan memberi kemudahan bagi masyarakat yang ingin menggunakan Garuda,” imbuh Anggota Komisi V tersebut. Pada bagian lain, ia menyinggung soal kebijakan larangan mudik pada Lebaran tahun ini. Sementara beberapa destinasi wisata justru mulai membuka diri.

“Keputusan larangan mudik baru kemarin. Nanti kita akan komunikasi juga dengan Kemenhub (Kementerian Perhubungan) bahwa ada program pariwisata yang sudah dibuka. Bagaimana efeknya bagi para pelaku usaha agar tak merugi. Harus ada solusi setelah kita berkomunikasi nanti dengan Kemenhub,” tandas legislator dapil Jawa Tengah VIII itu. #KunkerDPR