Sekda Palembang Ratu Dewa saat memimpin langsung tes urine dadakan di Dishub

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang konsentrasi membersihkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungannya ada yang terlibat ataupun mengonsumsi narkotika dengan melaksanakan tes urine dadakan.

Sebelumnya setelah tes urine dadakan dilakukan di Kesbangpol beberapa waktu lalu. Hari ini giliran 519 pegawai ASN dan non PNSD di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang lakukan tes urine Senin,(29/3/2021).

“Tes urine akan kita lakukan kepada seluruh OPD yang lainnya juga, berjumlah 51,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) kota Palembang, Ratu Dewa yang hadir dan menyaksikan langsung kegiatan tes urine tersebut.

Diakuinya, tes urine dilakukan sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN).

“Kemarin Kesbangpol sudah, sekarang seluruh jajaran Dinas Perhubungan yang berjumlah 519 orang. Yang tidak hadir ada 31 orang,”ucapnya

Dilanjutkannya, untuk 31 pegawai yang tidak hadir tersebut tetap akan dilakukan tes urine.

“Kita telah berkoordinasi bersama pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk melakukan pemanggilan. Mereka 31 yang tidak hadir itu untuk tetap melakukan tes urine,”tegasnya

Dilanjutkannya pihaknya juga mencegah adanya pegawai ASN ataupun non PNSD di lingkungan Pemkot Palembang menggunakan narkotika apa lagi terlibat jaringan tersebut.

Lalu apabila terbukti ada yang positif menggunakan narkotika pihaknya telah mempersiapkan sanksi. Sanksinya mulai hukuman ringat, sedang hingga hukuman berat.

“Bahkan sampai pemecatan. Karena ini adalah narkoba, jadi hasil rekomendasi dari BNN akan menjadi bahan pertimbangan dari Badan Penjatuhan Hukuman Disiplin.
Kalau untuk non PNSD bisa kita jatuhan hukuman secara sepihak sesuai kontrak kerjanya, apabila memang terbukti. Bahkan tanpa pemberitahuan kepada yang bersangkutan,” pungkasnya