Detak-Palembang.com PALEMBANG – Kasus narkoba melibatkannya Anggota DPRD Palembang Doni SH, akhirnya segera disidangkan. Hari ini BNN RI menyerahkan tersangka bersama lima orang lainnya ke pihak Kejari Palembang Jumat,(11/12/2020)

Sedangkan tersangka lainnya Alamsyah, Joko Zulkarnain, Ahmad Najmi Ermawan, Yati Suharman, dan Mulyadi.

Pantauan Detak-Palembang.com para pelaku dilimpahkan pukul 10.00 WIB. Kemudian dilakukan pemeriksaan diruang tahap II Tindak Pidana Umum gedung Kejari Palembang sampai pukul 12.00 WIB.

“Benar kami telah menerima tahap II keenam tersangka bersama barang buktinya dari BNNP Sumsel,” ujar Kasipidum Kejari Palembang Agung Ary Kesuma SH MH ditemui usai penyerahan tahap II.

Agung mengatakan, dalam waktu dekat kita limpahkan berkasnya ke Pengadilan Negeri Palembang agar para tersangka segera menjalani proses persidangan.

“Keenam tersangka ini ditangkap oleh petugas BNN pengembangan kasus dari bandar sabu asal Cilacap yang ditangkap di Medan bernama Mulyad,” jelasnya.

Untuk itulah, kata Ari, Keenam tersangka termasuk Doni SH dikenakan pasal 114 ayat (2) atau pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Keenam tersangka terancam dengan pidana maksimal pidana mati” tandasnya.

Diketahui, salah satu tersangka anggota DPRD Palembang Doni SH ditangkap aparat gabungan BNN, BNNP dan Polda Sumsel lantaran tertangkap tangan memiliki dan menyimpan sabu seberat 5 kg dan ribuan pil ekstasi pada 22/9/2020 silam. Tersangka Doni diamankan oleh petugas gabungan disebuah ruko di jalan Riau kelurahan 26 Ilir IB 1 Palembang bersama dengan lima orang lainnya.