Detak-Palembang.com PALEMBANG- Aparat kepolisian Polrestabes Palembang menangkap sebelas pelaku pemalakan sopir truk di Palembang.

Mereka delapan orang tercatat masih bocah dibawah umur. Yakni, AR (15), SS (16), DA (17), RM (16), AN (16), HI (15), AW (14) dan IL (16). Lalu tiga pelaku lain bernama Dedi Wijaya (25), Alin Nursalin (55) dan Arizal (45).

“Kita tangkap mereka atas laporan masyarakat yang resah melihat aksi pelaku-pelaku ini. Makanya kita tangkap dengan barang bukti uang hasil pungutan liar dan senjata tajam,”kata
Kapolrestabes Palembang, Kombes Anom Setyadji Kamis,(12/11/2020)

Saat menggelar jumpa pers penangkapan pelaku Kamis, (12/11/2020) di Mapolrestabes Palembang Anom menceritakan kronologi penangkaran para pelaku. Disebutnya pada tanggal 11 November 2020 dia mendapat laporan masyarakat.

“Lalu saya kerahkan dua tim Reskrim Polrestabes Unit Pidum dan Unit Ranmor. Di dua tempat berbeda-beda,”tuturnya.

Menurutnya dua lokasi yang dilaporkan masyakarat itu. Yakni, Jalan Yusuf Singadekane lampu merah flyover Kecaman Kertapati. Dan kedua di Jalan Parameswara simpang lampu merah lorong Macan Lindungan Kecamatan Bukit Kecil.

“Dua lokasi itu merupakan jalan lintas sering di lalu mobil truk besar. Mereka melakukan pemalakan kepada sopir truk. Kami bahkan mendapat laporan masyarakat via Instagram dan aksi mereka sempat viral di medsos,”tutur Anom

Atas penangkapan itu pihaknya menjerat para pelaku dengan psak 368 dan undang undang darurat terkait senjata tajam. Polisi juga mengamankan barang bukti (BB) berupa uang puluhan uang pecahan uang ribuan total Rp 103.000 dan satu senjata tajam jenis pisau.

“Meskipun dibawah umur kalau melakukan kejahatan pasti kita tindak,’pungkasnya