Detak-Palembang.com – Kasihan kehidupan
Meria Apriyani (30) sejak 20 tahun mengalami kelumpuhan hingga keseharian hanya bisa berbaring saja.

Namun kisah sedih itu mendapatkan secercah cahaya harapan. Lantaran kehidupan Meria Apriyani didengar oleh Wakil Wali Kota (Wawako) Fitrianti Agustinda.

Hari ini Senin, (7/3/22) pukul 13.00 WIB Finda nama sapaan Wawako mendatangi rumah Meria di Jalan Talang Banten Lorong Masa Jaya No 1184 RT 29 RW 06 Kelurahan 13 ulu, Kecamatan SU II.

“Saya bawa ke Rumah Sakit (RS) BARI kita periksa apa penyakitnya. Apabila RS BARI tidak bisa mengatasinya kita rujuk ke RS Umum,”kata Finda

Finda mengatakan, di masa pandemi warga sudah sangat susah. Hal itu pasti jauh lebih berat bagi keluarga yang anaknya menderita sakit kepanjangan.

“Alhamdulillahnya semua warga kita sudah memiliki Kartu Indonesia Sehat,”ucapnya.

Dibincangi orang tua Meria Noni Yani (62) mengatakan, anaknya sejak umur 20 tahun mengalami lumpuh layu. Sedangkan suaminya Jamaludin (64) keseharian hanya bekerja sebagai penjaga malam.

“Awalnya kakinya sakit ada daging tumbuh, saat kami obati mala lebih parah. Anak saya sejak 20 tahun jadi lumpuh. Terimakasih Ibu Wawako semoga saja anak saya bisa kembali normal lagi,”kataya

Selanjutnya Wawako juga melanjutkan kunjungannya ke rumah warga yang sakit lainnya.

Wawako berkunjung ke rumah Syuryadi
di dekat rumah Meria. Selanjutnya berkunjung ke Matdri (60) di Jalan Silaberanti.