IST

Detak-Palembang.com – Terdakwa dugaan korupsi penerimaan hadiah atau fee Dinas PUPR APBD tahun anggaran 2019 kompak ingin pindah dari Rutan KPK cabang Jakarta dipindahkan ke Rutan Kelas I Pakjo Palembang.

Hal itu usai Tim Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi telah membacakan surat dakwaan terhadap Lima belas terdakwa anggota DPRD Muara Enim di Pengadilan Tipikor Palembang, Rabu (11/5/2022).

Mereka, Agus Firmansyah, Ahmad Fauzi, Mardalena, Samudra Kelana dan Verra Etika merupakan anggota DPRD Muara Enim.

Kemudian Daraini, Elsa Hariawan, Elison, Faizal Anwar, Hendly, Irul, Misran, Tjik Melan, Umam Fajri dan Wiliam Husin.

Mendengar permintaan tersebut, majelis hakim kemudian menyarankan para terdakwa melalui kuasa hukumnya untuk berkoordinasi dengan Jaksa KPK.

“Baiklah, untuk status pemindahan tahanan dari Rutan KPK ke Rutan Palembang silahkan para terdakwa melalui penasehat hukumnya berkoordinasi dengan penuntut umum,” ujar hakim ketua.

Seusai sidang tim Jaksa KPK Rikhi BM menjelaskan, pihaknya tinggal menunggu penetapan dari majelis hakim untuk memindahkan status tahanan ke Rutan Palembang.

“Posisi saat ini ke lima belas terdakwa masih ditahan dirutan KPK di Jakarta, tadi para terdakwa melalui masing-masing kuasa hukumnya kompak mengajukan pemindahan tahanan, untuk itu kami tinggal menunggu penetapan dari majelis hakim,” jelasnya.