Detak-Palembang.com MUARADUA – Wartawan adalah salah satu mitra strategis pemerintah dan DPRD dalam menjalankan fungsi kontrolnya sekaligus sebagai sarana publikasi program-program, oleh karenanya sinergi antara keduanya sangatlah penting untuk diperkuat.

Berangkat dari hal tersebut Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten OKU Selatan telah melakukan koordinasi dengan lembaga lembaga eksekutiv, legislatif dan yudikatif.

Setelah sebelumnya mengadakan audiensi dengan Pemkab OKU Selatan dan lembaga penegak hukum yaitu kepolisian dan kejaksaan, hari ini, Senin (23/01) jajaran pengurus PWI menyambangi Sekretariat DPRD OKU Selatan untuk bertemu dengan pimpinan dewan.

Rombongan PWI ditemui langsung oleh Ketua DPRD Yohana Yuda Yanti didampingi oleh Sekwan Umi Kalsum dan Kabag Persidangan Hari diruang kerjanya.

Dalam pembukaannya Ketua PWI OKU Selatan Richan Joe mengungkapkan bahwa kedatangannya beserta pengurus untuk menyampaikan rasa terimakasihnya atas dukungan dan bantuan DPRD kepada PWI.

“Khususnya adalah atas telah terlaksananya pelantikan pengurus PWI beberapa waktu yang lalu yang berlangsung dengan sukses dan salah satunya berkat bantuan DPRD,” jelas Richan.

Sumbangsih terpenting dari DPRD kata pria yang akrab disapa Ichan ini adalah dengan disetujuinya oleh dewan pengucuran dana hibah pemkab untuk PWI pada tahun 2017 ini.

“Kami juga mohon bimbingan dan dukungan dalam menjalankan roda organisasi ini, karena ibu Ketua DPRD kebetulan adalah Dewan Pembina PWI,” harap Ichan.

Dalam tanggapannya Yohana Yuda Yanti menyatakan rasa senangnya atas kedatangan pengurus PWI diruang kerjanya.

“Dengan adanya organisasi PWI ini artinya wartawan bisa terkoordinir dan kita bisa memberdayakan wartawan yang bertugas disini, karena selama ini kadang ada wartawan yang datang kita tidak mengenalnya karena baru ketemu bahkan ada yang tidak menunjukkan kartu identitas,” terang Yohana.

“Wartawan adalah salah satu mitra kami, oleh karenanya kami meminta kepada kawan-kawan untuk selalu  mengkonfirmasi dengan kami dalam hal pemberitaan,” ujar Yohana berharap.

Jangan sampai kata Yohana, isi berita nantinya tidak seimbang karena tidak adanya konfirmasi dengan pihaknya.

“Adapun untuk kerjasama iklan atau advertorial nanti bisa berkoordinasi dengan sekwan atau humas,” jelas dia.

Mengenai besar kecilnya nilai iklan atau advertorial, kata perempuan yang juga anggota Bhayangkari ini akan disesuaikan dengan ketersediaan anggaran mengingat banyaknya media yang harus diakomodir.