Detak-Palembang.com PALEMBANG – M.Yanshuri, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan  ( Prov Sumsel) membuka Sidang Paripurna ke XXXV dengan agenda penyampaian jawaban Gubernur Sumsel terhadap pemandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Prov Sumsel, di Ruang Rapat Paripurna, Senin (13/11).

Sidang paripurna yang dihadiri 43 dari jumlah 75 anggota DPRD Prov Sumsel.

Penyampaian Jawaban Gubernur terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018 disampaikan oleh Wakil Gubernur Sumsel, Ishak Mekki.

Ishak Mekki dalam penyampaiannya mengatakan, menjawab pemandangan Fraksi PDI Perjuangan yang di sampaikan oleh Ike Mayasari pemerintah sependapat untuk menetapkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara rasional. Estimasi PAD yang naik 2,27 persen sudah dipertimbangkan dengan rasional dengan pertimbangan realisasi penerimaan tahun lalu.

Ishak Mekki juga menyampaikan, dalam usaha menggali sumber pendapatan daerah dilakukan dengan berbagai cara selama tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

Mengenai sektor pertanian pemerintah daerah berpendapat bahwa sektor pertanian dan perkebunan mempunyai peran strategis dalam struktur pembangunan ekonomi.

Ia juga mengucap terimakasih atas apresiasi karena peningkatan pendapatan daerah dari sub sektor hibah dan dana insentif daerah. Juga untuk kesiapan Asian Games pemsa sudah meningkatkan kinerja Badan Perwakilan Sumsel yang berada di Jakarta.

Jawaban Ishak Mekki terhadap pemandangan Fraksi Partai Demokrat terdapat 7 poin yakni, ucapan terimakasih terhadap apresiasi peningkatan PAD dan program pendidikan serta dukungan atas program pengembangan Energi Baru dan Terbarukan. Sependapat dengan saran aliran dana efektif dan efisien. Telah mengalokasikan dana untuk jalan-jalan provinsi sebesar Rp.484.482.651.000 dan sebesar Rp.93.166.000.000 dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Mengenai integrasi Jamkesda ia mengatakan hal itu telah selesai sesuai dengan peraturan Presiden Nomor 111 tahun 2013. Pemberian dana kedaerah dan Dana Bagi Hasil Pajak sudah dianggarkan dalam APBD tahun anggaran 2018.

Kepada Fraksi Partai Golkar Ishak Mekki memberikan jawaban, sependapat agar pembangunan tidak terkonsentrasi di daerah perkotaan. Telah memberikan penjelasan penurunan sebesar 23,12 persen APBD tahun 2018 menjadi Rp6,9 trilyunan. Ucapan terimakasih terhadap dukungan dalam upaya pengawasan dan pengendalian pendapatan dari pajak. Ishak juga menjelaskan penurunan pendapatan dari sektor pengelolaan kekayaan daerah dan juga dari sumber dana perimbangan. Sependapat dengan saran agar TPAD dan SKPD konsisten dalam menjalankan program.

Dari Fraksi Gerindra Ishak Mekki memberikan jawaban, tantangan yang dihadapi sama seperti tahun lalu yakni penurunan dana perimbangan. Peningkatan pajak sebesar 2,27 persen ditetapkan secara rasional. Beberapa upaya dilakukan oleh pemda dalam mengkaji ulang dan evaluasi tentang restribusi daerah dan lebih proaktif mencari sumber PAD baru. Ia juga menjelaskan penyertaan modal pada PT.Sriwijaya Mandiri Sumatera Selatan.

Kepada Fraksi Partai Amanat Nasional dijelaskan mengenai penurunan anggaran pada tahun anggaran 2018. Sependapat agar diberi peluang pelaku usaha untuk investasi baru dan pengembangan usaha serta optimalisasi PAD.  Saran untuk kajian komprehensif agar target pendapatan benar-benar terukur sudah menjadi perhatian Pemda. Orientasi belanja untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat lebih prioritas dibanding belanja untuk birokrasi dan Pemda mengawal penggunaan dana desa.

Jawaban untuk Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa adalah proyeksi PAD sudah ditetapkan secara rasional juga telah melakukan kajian komprehensif terhadap potensi PAD. Agenda pembangunan tahun anggaran 2018 memprioritaskan pada peningkatan investasi, pengembangan usaha dan parawisata. Ucapan terimakasih terhadap apresiasi penurunan belanja sesuai dengan kemampuan keuangan dan akan menata kembali belanja daerah terutama dari SKPD.

Untuk Fraksi Hanura, Fraksi Nasdem, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera  ia memberikan jawaban yang intinya sama dengan jawaban fraksi tersahulu.