Detak-Palembang.com MUSI BANYUASIN – Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Mawardi Yahya dengan resmi membuka Perkemahan antar satuan karya pramuka se- Sumatera Selatan, bertempat di Bumi Perkemahan Pandu Kinasih Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Tungkal Jaya acara berlangsung sukses, Minggu (28/10). 

Pembukaan yang ditandai dengan pemukulan gong serta pelepasan 50 ekor burung ini juga dihadiri oleh Ketua Kwarda Provinsi Sumsel Mukti Sulaiman, Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex, Ketua Dewan Kerja Nasional Robi Zulfandi, serta Kwarcab Kabupaten Muba Apriyadi.

Untuk diketahui, perkemahan diadakan selama lima hari dan diikuti sekitar 2500 peserta yang berasal dari 17 kabupaten/kota se Provinsi Sumsel. Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya menuturkan, Kegiatan perkemahan antar satuan kerja pramuka daerah Sumsel tahun 2018 ini merupakan wadah pertemuan dalam ajang mengasah kemampuan, keterampilan, serta nengembangkan pengetahuan antar peserta terutama pada bidang satuan karya pramuka.

“Mudah-mudahan adik-adik sekalian, selama kurang lebih lima hari ini betah mengikuti kegiatan ini, sehingga nantinya akan menambah pengalaman dan bekal

mengembangkan pola pikir kreatif, rekreatif dan lebih produktif. Saya yakin banyak manfaatnya bagi kemandirian anggota pramuka di Sumsel,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama Ia turut menghimbau agar Bupati/Walikota terus mendukung, memfasilitasi berbagai kegiatan pramuka di wilayahnya.

“Terimakasih Pemkab Muba melalui kwarcabnya membantu untuk pembinaan pramuka di Kabupaten Muba. Saya kira disini hadir seluruhnya dari seluruh kabupaten kota yang ada di Sumsel paling tidak kiranya juga turut menyumbangkan melalui kwarcab didaerahnya masing-masing,” himbaunya.

Sementara Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex menambahkan, kegiatan ini menjadi Tonggak sejarah kepramukaan di Kabupaten Muba karena untuk pertamakalinya memperkenalkan Kartu Tanda Anggota (KTA) berbasis atm Bank Sumsel Babel dimana banyak menuai manfaat, sekaligus pemecahan Rekor muri pembukaan tabungan terbanyak tahun 2018.

“Kabupaten Muba menjadi motor penggerak di Provinsi Sumsel bersama mitra Bank Sumsel Babel cabang Sekayu. Kami berharap kegiatan baik ini dapat diikuti oleh kwartir cabang lainnya,” tuturnya.

Dikatakannya pula, pembuatan kartu tanda pramuka berbasis atm ini mempunyai banyak manfaat selain data kepramukaan yang terorganisir juga membiasakan diri bagi anggota pramuka untuk hidup hemat.

Kemudian, Ia juga sepakat terkait dengan pelaksanaan diterbitkanya peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia nomor 63 tahun 2014 tentang pendidikan ke pramukaan sebagai kegiatan ekstrakulikuler wajib pada pendidikan dasar dan menengah.

“Kami akan selalu berusaha dan mendukung dan membantu kegiatan ke pramukaan sesuai tugas dan kewajiban sebagai anggota majelis pembimbing,” pungkasnya.