Detak-Palembang.com PALEMBANG – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Prov Sumsel) M Yansuri, membuka Rapat Paripurna Istimewa XXVI  DPRD Prov Sumsel dengan agenda penyampaian pidato visi-misi Herman Deru -Mawardi Yahya, Gubernur Sumsel periode 2018-2023 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sumsel, Senin (08/10).

Rapat Paripurna dihadiri oleh Herman Deru – Mawardi Yahya sudah quorum karena dihadiri oleh 46 Anggota DPRD. Gubernur Sumsel Herman Deru – Mawardi Yahya dalam pidato yang disampaikan memaparkan visi-misinya untuk pembangunan prov Sumsel.

Herman Deru menyampaikan bahwa titik capaian dari indikator makro pembangunan sudah baik, namun ada beberapa indikator belum maksimal.

Capaian Indikator makro yakni :  

  1. Pertumbuhan ekonomi Sumsel semester I tahun 2018 lebih baik dari angka nasional.
  2. Gini rasio Sumsel pada Maret 2018 lebih baik dari angka nasional.
  3. Inflasi tahun 2017 lebih rendah dari angka nasional.
  4. Tingkat pengangguran terbuka Februari 2018 lebih baik dari angka nasional.
  5. Angka kemiskinan Maret 2018 lebih tinggi dari angka nasional.
  6. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2017 masih dibawah angka nasional.

Herman Deru mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersinergi mempertahankan capaian kinerja yang sudah baik dan berusaha keras mengejar ketertinggalan indikator makro yang belum maksimal.

Ia menyampaikan, pembangunan Sumsel harus direncanakan dan dilaksanakan secara utuh, terintegrasi  dan tepat lokasi. Pembangunan harus bersinergi dengan kabupaten/kota, swasta, dan seluruh komponen masyarakat menuju visi “Sumatera Selatan Maju Untuk Semua”.

Sumsel Maju Untuk Semua  disini diartikan terwujudnya pembangunan berkelanjutan, merata dan berkeadilan dimana hasilnya dinikmati seluruh anggota masyarakat. Juga kondisi meningkatkan SDM yang menjunjung tinggi keimanan, ketaqwaan, kejujuran, integritas dan kearifan lokal dengan anggaran pro rakyat.

Sumsel untuk semua diartikan juga tercapainya pelayanan publik yang bebas KKN serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses penentuan kebijakan. Juga terwujudnya rasa aman dan nyaman bagi anggota masyarakat dalam menjalankan aktivitas keagamaan terciptanya kehidupan yang menghargai perbedaan dan dapat menikmati kesenian yang bermutu di pusat-pusat kebudayaan.

Untuk mencapai visi tersebut Herman deru dan Mawardi Yahya membuat 5 misi yakni :

  1. Membangun Sumsel berbasis ekonomi kerakyatan yang didukung sektor pertanian, industri dan UMKM yang tangguh untuk mengatasi pengangguran baik di pedesaan dan perkotaan.
  2. Meningkatkan SDM yang sehat, profesional dan menjunjung tinggi nilai-nilai keimanan, ketaqwaan, kejujuran dan integritas.
  3. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bebas KKN, mengedepankan transparansi dan akuntabilitas yang didukung aparatur pemerintah yang jujur, berintegritas, profesional dan responsif.
  4. Membangun dan meningkatkan infrastruktur guna percepatan pembangunan wilayah pedalaman, memperlancar arus barang dan mobilitas penduduk serta mewujudkan daya saing dengan mempertimvangkan pemerataan daerah.
  5. Meningkatkan kehidupan beragama, seni, budaya untuk.membangun karakter kehidupan sosial yang agamis dan berbudaya ditopang fisik yang sehat melalui kegiatan olahraga. Untuk pariwisata berorientasi pada pariwisata religius.

Herman Deru dan Mawardi Yahya akan me jabarkan visi dan misi secara lebih detail dan terukur yang akan dicapai dalam 5 tahun, yang dituangkan dalam Rencana Pemerintah Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Prov Sumsel tahun 2018-2023.

RPJMD harus sudah ditetapkan 6 bulan setelah dilantik oleh karena itu Herman Deru – Mawardi Yahya memohon dukungan dan kerjasama untuk RPJMD dapat diselesaikan tepat waktu.