Detak-Palembang.com PALEMBANG – Partai Nasdem kembali menegaskan mengusung Joko Widodo sebagai calon Presiden periode 2019-2024 mendatang. Untuk itu Nasdem Menargetkan menjadi tiga besar menjadi partai papan atas di Indonesia. Dalam pemilik legislatif 2019 mendatang.

Hal ini disampaikan Surya Paloh, Ketua umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem), dalam acara Konsolidasi Partai Nasdem seSumsel di Novotel, Minggu (06/05). Turut hadir dalam acara ini ketua DPP Partai Nasdem Irma Suryani Chaniago, Ketua DPW Partai Nasdem Sumsel Syahrial Oesman dan Syahrul Yasin Limpo Ketua DPW Partai Nasdem Sulawesi Selatan.

Untuk mewujudkan  target tersebut Surya Paloh meminta kader ya bersungguh sungguh dalam mengoptimalkan semua kemampuan yang ada, tidak setengah setengah.

Dalam orasinya Surya Paloh menyampaikan mendapat 7% perolehan suara untuk partai baru merupakan prestasi yang luar biasa. Namun tidak cukup hanya berpuas diri untuk merestorasi negeri ini. Nasdem bertekad pencapaian kursi parlemen diurutan ke tiga.

“Untuk itu semua kader harus berjuang bersungguh sungguh. Tidak Ada waktu yang terbuang sia sia. Untuk awal kita menangkap  pilkada 27 Juni mendatang,” Ujar Surya Paloh.

Jika ditanya siapa yang paling bersalah jika Nasdem gagal di pemilu ini. Ketua Partai Nasdem ini menunjuk dirinya yang paling bersalah jika Nasdem terpuruk.

“Jika ada yang paling bersalah atas kegagalan Nasdem, saya yang paling bersalah. Tetapi saya yakin karena saya punya kalian semua kader Nasdem,” ucapnya.

Untuk Calon Presiden Surya Paloh  menyatakan Jokowi sudah final. Tidak ada calon lain yang dipikirkan Nasdem.

“Jokowi Sudah final, untuk Calon Wakil Presiden Partai Nasdem menyerahkan sepenuhnya kepada Capres. Baik bagi Capres baik juga bagi Nasdem,” tegasnya.