Detak-Palembang.Com PEMBANG – Selain infrastruktur dan venue dalam pelaksanaan Asian Games 2018 mendatang juga dibutuhkan Informasi and Teknologi (IT) yang handal agar pelaksanaan dapat berjalan dengan lancar.

Menteri Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Rudiantara mengatakan, keandalan jaringan internet dan telekomunikasi menjadi fokus kementeriannya. Bukan hanya pada saat pertandingan namun juga pada saat opening dan closing Asian Games 2018.

“Pada saat pembukaan dan penutupan akan Gelora Bung Karno dihadiri puluhan ribuan orang. Juga melalui televisi, jutaan mata tertuju pada Indonesia,” ungkap Rudiantara saat jumpa wartawan menyampaikan Progres dan Kesiapan Asian Games 2018 di Wisma Atlet Jakabaring, Sabtu (06/07).

Lanjutnya, agar jaringan internet, pihaknya akan menyiapkan Wi Fi gratis kepada semua pengunjung. Wi Fi yang disediakan tidak perlu registrasi lagi, begitu buka dan di klik maka jaringan internet akan tersambung.

“Biasanya orang tidak mau menunggu lama, begitu acara mulai mereka akan langsung mengupload peristiwa yang sedang berlangsung ke media sosial. Kami menyediakan bandwidth sampai 10GB/detik, ada 400 akses poin di stadion utama GBK disiapkan Telkom,” jelasnya.

Rudiantara menjamin bahwa IT akan berjalan dengan baik dan juga ikrar dari penyedia jasa telekomunikasi. Pihaknya juga akan menguji coba teknologi generasi ke 5 atau yang lebih dikenal dengan sebutan jaringan 5G.

“Asian Games merupakan event besar maka setiap pertandingan akan di siarkan dan dilaporkan secara langsung ke Kantor media di seluruh penjuru dunia,” urainya.

Ditambahkannya, dibutuhkan bandwidth yang besar untuk kegiatan sebesar Asian Games. Rudiantara juga memastikan semua sudah selesai 100 persen hanya finishing saja.