Detak-Palembang.Com PALEMBANG – Adanya pernyataan dari Anggota DPR RI Komisi V, Bambang Haryo yang mengatakan pembangunan Jembatan Musi IV tidak sesuai kriteria dan proyek ngawur, mendapat tanggapan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) dan Tata Ruang Provinsi Sumsel, Ucok Hidayat.

Ucok mengatakan, Jembatan Musi IV sudah sesuai kriteria tidak seperti pernyataan Bambang Haryo yang menyatakan ketinggian Jembatan Musim IV paling tinggi hanya 15 meter dari permukaan air, tidak sesuai standar yang harusnya 40 meter atau paling tidak 20 meter.

“Jembatan Musi IV sudah sesuai standar, sebelum dibangun ada feasibility study, AMDAL dan sudah disetujui oleh DPR. Mengenai ketinggian Clearence Musi IV, diputuskan ketinggian 13,75 meter masih diatas ketinggian Clearence Jembatan Ampera 11,25 meter,” ungkap Ucok di Kantor PUBM, Jumat (20/04).

Lanjutnya, kalau suruh bongkar seperti permintaan Bambang maka harus juga membongkar Jembatan Ampera, Jembatan Musi VI dan juga Jembatan Musi II.

“Mengenai clearence Jembatan Musi IV, kita sudah sepakat pada rapat tanggal 25 Februari 2015 yang diikuti pihak terkait. Sesuai dengan kondisi lapangan bahwa Jembatan Musi IV tersebut berada di sebelah hulu dari Pelabuhan International Boom Baru, sehingga tidak akan dilayari oleh kapal berukuran besar dan tinggi,” urainya.

Ditambahkannya, memang clearence Jembatan Musi IV tidak sesuai dengan SK Menhub yang mensyaratkan tingginya 40 meter untuk pelabuhan internasional. Namun sudah menjadi kesepakatan bersama dan juga posisi jembatan disebelah hulu dari Pelabuhan.

“Hasil Keputusan rapat koordinasi tersebut dituangkan dalam SK Gubernur No : 630/0697/DISHUBKOMINFO tanggal Maret 2015 yang disampaikan kepada Kemenhub dan Kemen PUPR yang menjadi bagian dari pengambilan keputusan Koordinasi Tingkat Departemen sehingga penentuan tinggi Clearence Jembatan Musi IV sudah melalui mekanisme sesuai aturan dan ketentuan. Bahkan pihak kantor Navigasi Pelabuhan Boom Baru juga ikut dan menyetujui hasil rapat itu, kalau mereka yang komplain, berarti mereka komplain keputusan sendiri,” jelasnya.