Detak-Palembang.com PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru melaksanakan shalat subuh berjamaah dan dzikir akhir tahun 2018 Masehi di Masjid Agung Palembang, Senin (31/12). Sholat Subuh ini di imami langsung oleh Imam Besar Masjid Agung Palembang KH. Nawawi Dencik Al Hafidz.

Dalam kegiatan itu, hadir Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, Walikota Palembang Harnojoyo, para tokoh masyarakat, tokoh agama dan para pejabat Pemprov Sumsel maupun Pemkot Palembang.

Usai shalat, jamaah melakukan zikir yang dipimpin oleh Al Ustadz Al Habib Gasim Alkaf sekaligus mendoakan korban yang baru-baru ini tertimpa musibah tsunami di Lampung-Banten.

“Alhamdulillah kita dapat melaksanakan sholat shubuh berjamaah dan dzikir bersama di Masjid Agung yang kita banggakan ini,” kata Gubernur Herman Deru.

Beberapa waktu yang lalu, katanya telah terjadi musibah yang menimpa saudara-saudara kita akibat tsunami. “Kebetulan saya baru pulang juga dari sana dan melihat langsung dampak tsunami disana. Begitu banyak saudara-saudara kita disana yang saat ini lagi membutuhkan bantuan. Terima kasih saya kepada masyarakat Sumsel yang telah peduli dengan memberikan bantuan,” sambungnnya.

“Begitu juga Pemprov Sumsel telah berikan bantuan beras 21 ton, makanan 120 dus berupa mie instan dan uang kurang lebih 200 juta. Untuk melengkapi itu mari kita berdoa,” katanya.

Disamping itu, Gubernur Herman Deru mengapresiasi kepada semua elemen masyarakat Sumsel baik tokoh masyarakat, tokoh agama, para ulama dan juga masyarakat Sumsel atas kekompakan yang telah terjalin selama ini. “Berkat kekompakan yang terjalin selam ini terbukti Sumsel salah satu daerah yang minim terjadi konflik. Insya Allah akan zero selamanya, maka itu kita apresiasi dan kita pertahankan,” tuturnya.

Sementara itu, Walikota Palembang Harnojoyo mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi atas diselenggarakannya kegiatan ini. “Alhamdulillah bisa bersilaturahmi dalam rangka sholat shubuh berjamaah dan juga zikir bersama,” ucapnya.

Lanjutnya, tinggal beberapa hitungan jam lagi akan memasuki Tahun Baru, oleh karena itu, Walikota Harnojoyo menghimbau kepada seluruh masyarakat kota Palembang dalam pergantian tahun ini untuk tidak terlalu Euforia akan tetapi mengingatkan agar dapat meramaikan Masjid serta berdoa.

Lebih lanjut dia mengatakan apalagi baru-baru ini telah mengalami musibah yang tertimpa kepada saudara-saudara kita akibat Tsunami di Lampung – Banten.

“Saya mengajak mari kita bersama – sama berdoa dan berzikir di Masjid/Musholah di lingkungan kita masing-masing. Kepada keluarga yang ditinggalkan dapat diberi ketabahan serta yang meninggalkan diberikan tempat yang baik dan layaj di sisi Allah SWT,” tutupnya.