Detak-Palembang.com BANJARBARU – 18 hari, 19 jam, 59 menit menuju perhelatan Akbar event Olahraga Terbesar ke dua sedunia ini akan dibuka. Namun kirab estafet Torch Relay api obor Asian Games 2018 baru tiba di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, melalui Bandar Udara Syamsudin Noor di Banjarbaru setelah sebelumnya diberangkatkan dari Bandara Hasanuddin, Makassar, Senin (30/7). 

Obor Asian Games yang dibawa dari Makassar menggunakan pesawat Hercules mendarat sekitar pukul 08.45 Wita disambut Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani dan sejumlah pejabat.

Setelah disambut wali kota, Torch Relay dibawa menuju Kota Banjarmasin yang berjarak sekitar 25 kilometer menggunakan mobil bak terbuka dikawal personel dari kepolisian Resor Banjarbaru.

Sesuai agenda, Torch Relay api obor Asian Games dibawa menuju Banjarmasin dan disambut secara resmi Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dan pejabat terkait pada acara di Mahligai Pancasila Banjarmasin.

Sementara itu Legenda Taekwondo, Abdul Rojak, kehilangan kata-kata untuk menggambarkan perasaannya ketika dipercaya menjadi salah satu pembawa Torch Relay api obor Asian Games 2018. Abdul Rojak mengaku terharu, bangga, dan bahagia bisa menjadi bagian dari sejarah.

Abdul Rojak merupakan mantan atlet yang terlibat dalam kampanye moral Grab bertema Kemenangan Itu Dekat dengan membawa api obor Asian Games 2018 di Banjarmasin, Senin (30/7/2018). Peraih medali perak Asian Games 1986 itu menjadi satu dari total 20 orang yang terlibat dalam pawai obor Asian Games di Banjarmasin.

Abdul Rojak membawa api obor di titik nomor 10. Riuh teriakan masyarakat dan para pelajar Banjarmasin seketika berdengung ketika Abdul Rojak menerima mandatnya meneruskan membawa api obor.

“Saya susah menggambarkan perasaan sekarang. Walaupun lelah, akan tetapi tadi saya sangat senang dan bangga bisa membawa api obor Asian Games. Tadi terharu melihat antusias masyarakat yang hadir di sepanjang jalan,” kata Abdul Rojak.

“Tadi memang tongkatnya itu agak berat. Jadi karena sambil berlari tongkat tersebut saya pindah-pindahkan ke tangan kiri dan kanan,” ucap Abdul Rojak sembari tertawa.

Selain Abdul Rojak, Verawati Fajrin (mantan atlet bulu tangkis) hingga atlet aktif seperti Zakly Asswan dan Brian Akbar yang berasal dari cabang olahraga gulat, juga dilibatkan dalam pawai obor tersebut. Adapun Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, menjadi pembawa api obor Asian Games 2018 terakhir yang finis di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin.