Detak-Palembang.Com PALEMBANG – Sumatera Selatan (Sumsel) adalah provinsi olahraga juga provinsi budaya dan kesejarahan. Tidak hanya itu Sumsel juga merupakan provinsi perdagangan, transit, industri dan mempunyai kekayaan alam, hal itu dikatakan Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo saat memberikan sambutan dalam Sidang Paripurna Istimewa, Hari Jadi Sumsel ke 72, di Gedung DPRD Sumsel, Rabu (23/05).

“Sumsel merupakan provinsi terpandang bukan saja di Indonesia tetapi di Dunia.  Gubernur Sumsel, Alex Noerdin mempunyai impian untuk Sumsel lebih maju dan sejahtera,” puji Tjahjo.

Lanjutnya, prioritas Gubernur harus seiring dengan Bupati atau Walikota dengan dukungan DPRD. Agar percepatan pembangunan Sumsel berjalan maka harus adanya sinergi semua pihak agar memperkuat otonomi daerah.

“Hari jadi Sumsel ke 72 merupakan momentum bagi seluruh jajaran pengambil dan pelaksana keputusan di Sumsel. Pemerintah harus introspeksi dan evaluasi atas capaian kinerja selama 72 tahun keberadaan provinsi Sumsel,” pesannya.

Deitambahkannya, pelayanan publik harus ditingkatkan, tidak hanya itu daya saing daerah juga, sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat, proses ini sudah dilakukan Sumsel.

“Kita akan membangun dengan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), tetapi harus juga dicermati tantangan-tantangan yang dihadapi.

Tantangan itu adalah : Terorisme dan Radikalisme, Narkoba, Korupsi, Perlu membangun tetapi jangan terpola, Menyelesaikan ketimpangan sosial.

Dalam membangun jangan alergi dengan kritik, sepedas apapun kritik itu harus kita terima,” tutupnya.