Detak-Palembang.com PALEMBANG – Dalam rangka memelihara dan meningkatkan kemampuan menembak, prajurit Kodam II/Swj, melaksanakan latihan menembak senjata ringan Triwulan IV TA. 2017 bertempat di lapangan tembak Yonarhanud 12/SBP Kodam II/Swj, Km 15 Palembang.

Latihan menembak senjata ringan ini merupakan bagian dari program Kerja dan Anggaran Kodam II/Swj dan juga menjadi salah satu pokok kebijakan Pangdam II/Swj TA. 2017, dibidang operasi dan latihan yakni meningkatkan kemampuan satuan jajaran Kodam II/Swj dengan pemberian kemampuan kemahiran menembak dan kemampuan bela diri militer (BDM).

Dalam sesi latihan menembak senjata ringan yang berlangsung selama dua hari (Rabu s.d Kamis, tanggal 29 s.d 30 November 2017), seluruh prajurit di lingkungan Staf Umum Makodam II/Swj dan beberapa Badan Pelaksana Kodam II/Swj, dibawah pimpinan Komandan latihan dan para pelatih dari Denma Kodam II/Swj melaksanakan latihan menembak senjata pistol FN dan senapan panjang M 16 A1.

Untuk latihan menembak pistol diperuntukkan bagi prajurit golongan Perwira, dilaksanakan pada jarak 25 meter dengan sikap berdiri dua tangan, 6 butir peluru tembakan koreksi dan 10 butir peluru tembakan penilaian. Sementara untuk menembak senapan, yang diperuntukkan bagi prajurit Bintara dan Tamtama, dilaksanakan pada jarak 100 meter dengan sikap tiarap, 6 butir peluru tembakan koreksi dan 10 butir tembakan penilaian. Selesai menembak, masing-masing petembak melihat hasil perkenaan tembakannya pada lesan.

Ditempat terpisah, Kapendam II/Swj Letkol Inf Imanulhak, S. Sos menjelaskan bahwa latihan menembak merupakan salah satu fokus dalam pembinaan satuan. Karena keberhasilan pembinaan menembak, akan memberi dampak psikologis yang positif terhadap prajurit, dalam melaksanakan tugasnya sebagai alat Negara di bidang pertahanan. Latihan menembak ini, sambung Kapendam II/Swj juga merupakan salah satu penjabaran dari kebijakan Kasad dalam pembinaan satuan, dimana setiap prajurit TNI AD harus berdisiplin, jago perang, jago tembak, jago bela diri dan fisik prima.

Kemampuan dan kemahiran menembak merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh setiap prajurit TNI AD, termasuk prajurit Kodam II/Swj untuk memenangkan suatu pertempuran, sehingga harus dilaksanakan secara rutin, terprogram dan berkesinambungan.

Untuk itu, sambung Kapendam II/Swj, maka setiap Komandan atau pimpinan satuan, dituntut untuk terus meningkatkan kemampuan menembak para prajuritnya serta mengembangkan kreatifitas dalam membina kemampuan menembak di satuannya masing-masing, sehingga standar kemampuan menembak yang diharapkan dan harus dicapai oleh seorang prajurit TNI AD dapat terwujud.