Detak-Palembang.com PALEMBANG – Tim putri Sumsel tampil fantastik setelah mentasbihkan diri sebagai juara Grup B Piala Pertiwi Cup 2017 Road To Asian Games, Kamis (7/12).

Kepastian itu, setelah Debi Puspita Rani dan kolega berhasil menuntaskan laga dengan menundukan tim putri DI Yogyakarta skor 2-0 di Stadion Madya Bumi Sriwijaya. Dua gol tim Sumsel dicetak kapten Nur Laili KP menit ke-15 dan menit ke-65 Rizky Amalia Putri.

“Kami tidak mau pikirkan target terpenting pemain harus maksimal disetiap laga. Akhirnya anak anak mampu buktikan kita bisa lolos juara grup B,” kata Pelatih Sumsel Fery Irawan usai pertandingan.

Lalu ia secara terang-terangan menyebutkan tim berbahaya yang akan dihadapi adalah Papua. Selain mereka kampiun dan Sumsel adalah pendatang baru. Fery mengaku harus melakukan beragam manuver apabila ingin meluncur ke babak Semi Final dan Final.

“Papua berbahaya tapi kami lebih berpikir siapa yang jadi lawan akan kita hadapi dibabak berikutnya. Artinya kami tidak mau hanya fokus ke Papua saja,” pungkasnya.

Sedangkan Asisten Pelatih DI Yogyakarta Rizky Andhika Surya berkilah ada beberapa pilar inti tidak bermain. Itu salah satu faktor timnya tidak maksimal dilapangan.

“Pertandingan menguras tenanga. Apa lagi enam pemain inti kami ke Bandung untuk mengikuti Liga Nusantara futsal,” tuturnya.

Selain itu dia juga mengaku alasan kedua disebabkan tidak konsistennya sang pengadil dilapangan hijau. Kembali dia berdalih wasit dipimpin Wiwin Yuningsih asal Sumedang tidak andil menentukan keputusan.

“Bukan murni karena enam pemain kami tidak ada saja. Tapi keputusan wasit buruk ada pelanggaran dia tidak sesuai memberikan keputusan,” ujarnya.