Detak-Palembang.com PALEMBANG – Skuat Laskar Wong Kito musim 2018 memang notabene banyak muka anyar. Faktor tersebutlah membuat Sriwijaya FC masih kehilangan chemistry.

Hal itu diungkapkan Pelatih SFC Rahmad Darmawan menuturkan anak asuhnya belum ada kecocokan secara batin. “Mereka pemain baru jadi masih belum mendapatkan chemistry secara batin. Belum memahami satu sama lain,” kata RD.

Makanya saat pelaksaan laga pra musim terakhir di turnamen Piala Gubernur Kaltim RD mau menyelesaikan problem tersebut. Agar kompetisi anak asuhnya bermain dengan satu hati di sebuah organisasi tim.

“Makanya di laga turnamen Gub Kaltim saya harus menemukan chemistry pemain,” tegasnya.

Disinggung soal pos belakang yang menjadi sorotan utama seakan-akan belum siapnya tim berlaga terlihat di Piala Presiden kemarin. RD sepertinya belum menurunkan duet fenomenal Beto dan Esteban.

Kendati faktor naturalisasi Esteban belum rampung. Namun RD bisa saja menurunkan Esteban dengan menggunakan jatah slot pemain asing.

RD tidak menepis semua itu. Ia bahkan menjawab secara logis terkait molornya Esteban saat itu datang ke Palembang untuk bergabung latihan.

“Beto masih belum paham kehendak Esteban. Karena mereka juga datang mepet sekali hanya dua minggu setelah itu kita Piala Presiden. Makanya saya tidak bisa menurunkan karena komunikasi keduanya belum terjalin. Itu faktor utama makanya saya mencoba menurunkan pemain yang telah siap di Piala Presiden kemarin,” ungkapnya.

Selanjut RD berjanji terlebih dahulu akan menurunkan pemain yang minim jam terbang di Piala Gub Kaltim. Kemundian mencoba meramu tim inti termaksud mencoba due Esteban dan Beto.