Detak-Palembang.com PALEMBANG – Di musim ini, Liga 1 Indonesia 2018 publik pencinta sepakbola dipastikan akan dikejutkan penampilan gladiator muka anyar. 

Kendati  regulasi Liga 1 Indonesia 2018 belum jelas namun para kontestan telah banyak berburuh pemain asing.

Kita mulai pertama dari klub asal Palembang Sriwijaya FC (SFC), merekrut pemain asal Tajikistan bermana Manuchekhr Dzhalilov. Penyerang dengan tinggi 175 cm itu juga sempat berseragam Lokomotiv Moscow pada tahun 2008 silam.

Selain itu, catatan golnya pun menjadi yang terbanyak dari pada penyerang asing lainnya di Liga 1 Indonesia musim depan. Manuchekhr Dzhalilov berhasil mengemas 59 gol dari 47 laga yang dijalaninya selama dua tahun bersama FC Istiklol (2015-2017).

Manuchekhr Dzhalilov mengikuti latihan perdana bersama Sriwijaya FC di lapangan Venue Atletik Jakabaring Sport City.

Di Tim Nasional Takijistan sendiri, pemain berusia 27 tahun itu juga telah membukukan 15 gol dari 23 laga yang sudah dijalaninya. Torehan tersebut masih bisa bertambah karena dirinya masih bermain untuk Timnas Tajikistan beberapa tahun kedepan.

Kedua klub asal Ibu Kota Persija merekrut predator tajam berkebangsaan Kroasia bernama Marko Simic  bermain di Liga Malaysia bersama Melaka United. Simic berhasil mengoleksi sembilan gol dari sembilan penampilannya.

Tidak hanya itu, dirinya juga mampu membuat tujuh gol dari 13 laga bersama klub Negeri Sembilan Malaysia di musim 2017. Bahkan Simic juga sempat masuk ke Tim Nasional Kroasia U-19, U-20, dan U-21.

Ketiga klub asal Bandung meskipun telah memiliki pemain sejak putaran kedua, tapi Ezechiel NDouassel tetap terhitung muka baru di Liga Indonesia.

Pemain asal Chad bernama lengkap Ezehciel Aliadjim N’Douassel atau biasa disebut Ezechiel N’Douassel menjadi striker ketiga yang akan meramaikan kompetisi Liga 1 2018.

Ia diplot untuk menggantikan tugas dari mantan penyerang Tim Nasional Inggris, Carlton Cole. Selama mengarungi paruh kedua musim, dirinya mampu mengemas empat gol dan assists selama 14 kali diturunkan menjadi starter. Musim depan dirinya diprediksi akan menjadi andalan bagi pelatih Roberto Carlos Mario Gomez.

Sedangkan regulasi tentang kuota pemain asing sendiri, pada musim lalu operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) menerapkan regulasi dengan format 2-1-1.

Format tersebut  2 pemain asing dari semua Negara (termasuk Australia), 1 pemain Asia, dan 1 pemain berlabel Marquee Player. Tak heran kalau di musim ini, ada beberapa bomber muka baru di Liga 1. Tentunya juga beberapa bomber asing muka lama tetap akan mengisi ketatnya persaingan kompetisi Tanah Air.