Detak-Palembang.com PALEMBANG – Haji adalah rukun Islam yang ke-5. Sebagai umat muslim, rukun Islam yang ke-5 ini diharapkan dan diimpian setiap orang. Namun dalam pelaksanaannya ibadah haji memerlukan persiapan fisik, mental dan spiritual yang prima serta dukungan finansial yang memadai.

Sebab, ibadah haji dilakukan dengan berkunjung dan melaksanakan beberapa kegiatan di beberapa tempat di Mekkah pada suatu waktu yang dikenal sebagai musim haji (Bulan Dzulhijah).

Kegiatan inti ibadah haji dimulai pada tanggal 8 dzulhijjah ketika umat islam bermalam di mina, wukuf (berdiam diri) dipadang arafah pada tanggal 9 dzulhijjah,

Untuk kesempurnaan pelaksanaan ibadah haji 2018, Kementerian Agama (Kemenag) RI telah mengeluarkan beberapa imbauan yang ditujukan untuk para jamaah.

Direktur Bina Haji Kemenag Khoirizi H Dasir dalam surat edaran bernomor B 3-004/FT.II.I/1/Hj.01/07/2018 itu yang disampaikan pada 26 Juli 2018, mengeluarkan himbauan untuk jamaan haji sebagai berikut.

  1. Jemaah gelombang 2 dihimbau untuk melaksanakan mandi sunnah dan memakai kain ihram sejak dari embarkasi
  2. Jemaah dihimbau untuk mewaspadai suhu di Arab Saudi yang mencapai 42 derajat celcius
  3. Jamaah juga diminta senantiasa hati-hati dalam membawa barang-barang berharga termasuk paspor selama di Arab Saudi maupun saat kembali ke tanah air.