Detak-Palembang.com PALEMBANG – Muhammad Yunus (27), bersama pamannya Arsyad alias Acek (43) dan temannya Juwendri Perico alias Rico (30) harus meringkuk di sel tahanan lantaran ulahnya yang menyiram Hamid Dancik (59) dengan menggunakan air keras.

Kepada petugas kepolisian, Yunus mengatakan nekat menyiram korban menggunakan air keras cuka para dikarenakan kesal melihat Hamid ribut dengan pamannya Acek. “Tidak ada yang menyuruh. Inisiatif sendiri karena paman ribut dengan dia,” ujarnya.

Ia menjelaskan, mendengar keributan itu dirinya mengajak temannya Rico untuk mencegat korban ketika hendak menunaikan ibadah sholat maghrib di dekat rumahnya. “Kami naik motor Pak. Pas korban lagi jalan mau ke masjid. Kami siram,” katanya.

Di sisi lain, Acek mengungkapkan dirinya tidak pernah menyuruh keponakannya untuk melukai korban. Namun, dirinya membenarkan ribut dengan Hamid dikarena utang-piutang. “Dia punya utang, tapi tidak dibayar. Mungkin waktu kami ribut, keponakan saya mendengar dan menyiram dengan air keras,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek IT II Palembang Kompol M Hadiwijaya membenarkan setelah menerima laporan dari korban, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan tiga orang tersangka.

“Melalui rekaman CCTV, kita lakukan pengejaran terhadap tersangka. Hingga Y dan R berhasil kita ringkus, setelah dilakukan pengembangan kita menangkap tersangka lainnya berinisial A,” ujar Kapolsek ketika dimintai konfirmasi.

Atas ulahnya, tersangka akan dikenakan Pasal 170 KUHP dengan ancaman diatasi lima tahun. “Untuk barang bukti, kita amankan sepeda motor dan rekaman cctv yang ada di masjid itu,” pungkasnya.