Detak-Palembang.Com PALEMBANG – Siska Marleni yang kembali maju menjadi Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia dari daerah pemilihan provinsi Sumatera Selatan mengungkapkan uneg-unegnya dikarenakan beberapa Alat Peraga Kampanye (APK) miliknya ditertibkan oleh Bawaslu Kabupaten Banyuasin.

Anggota DPD RI ini merasa diperlakukan tidak adil karena ia merasa tidak salah dalam pemasangan APK, namun masih saja ditertibkan yang dilakukan Bawaslu di salah satu zona pemilihan daerah Banyuasin.

“Beberapa APK saya ditertibkan  oleh Bawaslu Banyuasin di salah satu zona. Saya klarifikasi ke Bawaslu ternyata kesalahan bukan pada tim saya tetapi pada pihak yang menertibkan. Tim saya sudah memasang pada tempat yang benar, tidak melanggar aturan,” cetusnya usai mengikuti Deklarasi Pemilu Bermartabat di Hotel Horison Ultima Palembang, Kamis (25/10).

Ia melanjutkan, dirinya selalu mengingatkan timnya untuk selalu mengikuti aturan kampanye yakni PKPU 23 tahun 2018. Ia juga merasa perlakuan Bawaslu Banyuasin tidak adil dengan menertibkan APK miliknya sedangkan calon lain seperti ada pembiaran.

“Saya harap Bawaslu kedepannya dapat bertindak dan berlaku adil dan tidak diskriminatif. Seperti hari ini ada Deklarasi Pemilu Damai, saya dukung dan akan bersinergi dengan Bawaslu,” janjinya.

Ia juga berharap kedepannya penyelenggaraan  pemilu lebih profesional sehingga tercapainya pemilu yang bermartabat sehingga dihasilkan wakil rakyat yang benar-benar diharapkan.