Detak-Palembang.com PALEMBANG – Setelah cukup lama tidak terdengar, kasus penipuan dengan menggunakan hipnotis kembali terjadi di Metropolis. Pelaku berhasil menguras uang sebanyak Rp 30 juta, bahkan pelaku juga menggasak emas satu suku milik korban.

Kejadian tersebut dialami korban Rosidawati (58) saat dirinya hendak berbelanja dipasar 10 Ulu dan berkenalan dengan pelaku, Senin (20/3) sekitar pukul 13.00 WIB.

Dalam pertemuan itu pelaku menawarkan sebuah Al quran stambul dengan harga Rp 30 juta. Untuk melancarkan komunikasi, pelaku memberikan sebuah handphone merk Nokia 105 kepada korban.

Komunikasi pun berlanjut, dimana pelaku dan korban berjanji untuk ketemu kembali dipasar 10 Ulu, tepatnya didepan toko mas Apolo, Kamis (23/3) sekitar pukul 14.00 WIB.

“Saya tidak tau pak, kenapa saya ikut saja apa yg ia katakan. Waktu janjian ketemu yang kedua, saya disuruh mengambil uang di Bank BNI sebanyak Rp 30 juta dan langsung saya serahkan dengannya,” ungkap korban yang merupakan warga Jalan Tembok Baru RT 09 Kelurahan 9-10 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I ini.

Ternyata bukan hanya uang, korban juga menyerahkan emas sebanyak satu suku (6,7) gram kepada pelaku. “Sejak itu nomornya tidak bisa dihubungi lagi pak, hingga saya melapor ini,” jelas Rosidawati, saat memberikan keterangan kepada petugas piket SPKT, Jumat (24/3/17) sekitar pukul 11.00 WIB.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede melalui Ka SPKT Ipda A Wahab ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya telah menerima laporan korban.

“Laporannya sudah kita terima, dan korban sudah kita antarkan ke Unit Reskrim untuk segera ditindak lanjuti,” tegas Wahab.