TAWURANDetak-Palembang.com PALEMBANG – Enam orang ABG pelajar yang diduga terlibat tawuran di Jalan Ki Marogan, tepatnya di depan Lorong Mataram Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati, usai pertandingan sepak bola antara SFC melawan Arema, Minggu (14/8) sekitar pukul 22.00 WIB diamankan petugas Polsek Kertapati.

Kapolsek Kertapati, AKP Deli Haris mengatakan pihaknya langsung menuju lokasi setelah mendapat laporan terjadi tawuran antar suporter usai pertandingan.

“Tiba di lokasi kami mendapatkan segerombolan anak muda yang sedang nongkrong dan langsung kami bawa ke kantor,” paparnya.

Lanjut Deli, keenam anak muda tersebut diamankan karena akan dihadang oleh suporter asal Indralaya.

“Didekat rombongan anak muda itu kita temukan sebilah parang dan sebuah gir motor yang diduga akan digunakan sebagai senjata saat tawuran, namun tidak ada yang mengakui mengenai kepemilikannya,” jelas Kapolsek.

Deli menambahkan, keenam anak muda yang diamankan karena dikhawatirkan akan menjadi korban jika terjadi tawuran.

“Keenamnya kita amankan untuk diberikan arahan. Setelah kita bina, selanjutnya akan kita pulangkan. Orang tuanya juga kita panggil dan kita berikan penjelasan untuk lebih memperhatikan anak-anaknya agar tidak lagi ikut-ikutan tawuran,” tambahnya.