Detak-Palembang.com ACEH JAYA – Panglima Kodam Iskandar Muda  Mayjen TNI Moch. Fachrudin S.Sos. mengapresiasi kinerja personel Kodim 0114/ Aceh Jaya yang telah memperoleh satu pucuk senjata hasil Komunikasi Sosioal (Komsos) dengan masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Pangdam IM saat melakukan Kunjungan kerja ke Kodim 0114/ Aceh sekaligus memberi pengharahan kepada Personel Kodim 0114/ Aceh yang juga diikuti Dandim 0114/ Aceh Jaya Letkol Kav Haerus Saleh, Rabu (7/3).

Seperti diberitakan pada Jum’at 15 September 2017 lalu, seorang mantan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Muhibbus Sabri Alias Tgk Seulimum (45) menyerahkan 1 pucuk Senjata Api SS1-V5 KAL 5,56 MM, 1 buah Megazen, 1 utas tali sandang dan 17 butir amunisi sisa konflik Aceh kepada anggota Unit Intel Kodim 0105 Aceh Barat, melalui Sertu Zainuddin dan Sertu Muhammad.

Terkait Swasembada Pangan, dalam pengarahannya Pangdam juga memerintahkan para Babinsa selalu berperan aktif, untuk membantu para petani agar program swasembada pangan nasional dapat terwujud.

“Sebagai babinsa harus berperan aktif membantu petani, turun langsung kelapangan, agar swasembada  pangan nasional meningkat, tuntutan kerja semakin berat kita harus pandai mengatur waktu. Jaga kesehatan diri masing masing  dengan olah raga secara teratur, sehingga tercipta pola hidup sehat,” pesan Pangdam IM kepada para Babinsa.

Tak hanya terkait Swasembada Pangan, Pangdam juga menegaskan kepada personel Kodim 0114/ Aceh Jaya agar tetap netral atau tidak ikut berpolitik dan ikut campur dalam Pilkada 2018.

“Tugas kita (TNI) hanya mengamankan dan menciptakan situasi aman dan tertib, nyaman sehingga Pilkada tahun 2018 ini berjalan lancar. Meskipun di Aceh Jaya tidak ada penyelenggaraan Pilkada namun kita tetap waspada dan terus mengikuti perkembangan situasi,” tegas jendral bintang dua ini.

Dalam pengarahannya, Pangdam IM juga menegaskan kepada seluruh prajurit agar tidak terlibat Narkoba baik pengguna apalagi pengedar (kurir).

“Jangan sesekali coba barang haram itu, karna dampaknya sangat besar, selain merusak nama baik satuan, juga merugikan diri sendiri.  Sangsinya tegas, pecat,” tegas orang no satu dijajaran Kodam IM ini.

Pangdam juga menyoroti penggunan Media Sosial (Medsos) dikalangan prajurit  maupun Persit, Pangdam menghimbau agar prajurit dan keluarga bijak memfaatkan Medsos untuk hal-hal yang positif.

“Jangan mudah percaya berita yang tersebar di Medsos, atau berita (hoax) sebelum jelas sumbernya. Bila ada isu isu atau berita yang belum pasti, pelajari dulu apa maksud dan tujuan berita tersebut, sehingga tidak berdampak kepada kita,”  pesan Pangdam kepada seluruh personel Kodim 0114/ Aceh.

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam IM didampingi Aster Kasdam IM, Aslog Kasdam IM, Kapendam IM, Kababin IM, Perwira Ahli Bidang Humaniter dan Kazidam.