Detak-Palembang.com PALEMBANG – Mantan Presiden Klub Sriwijaya FC Dodi Reza Alex mengatakan, penemuan cadangan gas terbesar ke-5 di dunia di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumsel belum lama ini oleh perusahaan asal Spanyol, Repsol dapat membuka peluang sponsor bagi klub profesional itu.

Dodi yang kini menjabat sebagai Bupati Musi Banyuasin dalam konferensi pers terkait penemuan cadangan gas tersebut di Bayung Lincir mengatakan, peluang sponsorship itu sangat terbuka karena Repsol dikenal sebagai perusahaan yang sangat peduli dengan industri olahraga.

Repsol diketahui merupakan sponsor pembalap MotoGP asal Spanyol yakni Marc Márquez.

“Tentunya saya akan bantu perjuangkan (sponsor, red), apalagi jika nantinya banyak pemain muda asal Sumsel yang memperkuat Sriwijaya FC,” kata Dodi Sabtu (23/2/2019).

Ia mengatakan jika Repsol mau terlibat langsung mengurus Sriwijaya FC maka ini dapat menaikkan citra klub karena perusahaan tersebut merupakan perusahaan bonafit di bidang migas. Repsol dikenal dengan produk pelumas yang sudah menjajal pasar selama kurang lebih 20 tahun.

“Repsol, ya why not?. Mereka sangat suka olahraga,” kata Dodi.

Menurutnya, peran swasta dalam pengembangan sepak bola di Tanah Air sangat dinantikan. Dodi yang pernah mengelola Sriwijaya FC pada 2009-2018 mengatakan dirinya sangat salut ke perusahaan-perusahaan yang memiliki kepedulian pada pengembangan olahraga.

Salah satunya seperti yang dilakukan perusahaan perkebunan sawit terbesar di Muba, yakni Cargill yang menjalankan program CSR-nya di bidang olahraga.

Perusahaan asal AS itu mendatang tim pelatih asal Chelsea, Inggris untuk memberikan coaching clinic ke anak-anak usia muda di Sekayu secara reguler.

“Ini bisa konsisten dilakukan Cargill, lantas mengapa tidak kita minta juga Repsol nantinya begitu,” kata dia.

Penemuan gas ini harus menjadi berkah, bukan hanya untuk masyarakat Muba tapi juga masyarakat Sumsel, kata dia.

​​​​​​Sebelumnya,  perusahan migas ternama asal Spanyol, Repsol mengumumkan pada Rabu (21/2/2019) telah berhasil menemukan cadangan gas terbanyak nomor lima di dunia di kawasan eksplorasinya Blok Sakakemang, tepatnya di sumur Kali Berau Dalam, Desa Tampang Baru, Kecamatan Bayung Lincir.

Cadangan migas itu menjadi penemuan pertama terbesar dalam 18 tahun terakhir setelah penemuan Blok Cepu oleh Exxon Mobil pada 2001. Kandungan di sumur Kali Berau Dalam diperkirakan mencapai 2 triliun kaki kubik.