Wali Kota (Wako) Palembang Harnojoyo

Detak-Palembang.com – Tegakan pencapaian Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), Wali Kota (Wako) Palembang Harnojoyo akan memantau kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setiap bulan.

Hal itu disampaikan Wako saat membuka  pembinaan SAKIP di Hotel Harper Palembang, Kamis (21/7/22).

“Siap siap saja setiap OPD setiap bulan akan ada penilaian langsung,”tegasnya

Dilanjutkannya dia telah menginstruksikan Sekda Palembang Ratu Dewa untuk menjadi penilai yang turun langsung ke setiap OPD kedepanya.

“Ya saya secara langsung memberikan instruksi kepada Pak Sekertaris Daerah (Sekda) agar bisa terapkan penilaian tersebut dengan memberikan penilaian setiap bulanya kepada mereka (OPD),”pungkasnya

Dalam agenda itu pun Wako Palembang menyampaikan capaian Pemkot selama 2021 di masa pandemi tengah gencar.

Harnojoyo sampaikan laporan

Ini dia laporan yang disampaikan Harnojoyo :
 
–  Pertumbuhan ekonomi Kota Palembang pada tahun 2021 sebesar 3,17. Pertumbuhan ekonomi ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan setelah mengalami kontraksi pada tahun tahun 2020 sebesar 0,25 akibat Pandemi Covid-19.

Capaian Pemerintah Kota Palembang pada tahun 2021 ditengah badai Pandemi Covid-19 cukup menggembirakan dengan gambaran sebagai berikut:

–  Pertumbuhan ekonomi Kota Palembang pada tahun 2021 sebesar 3,17. Pertumbuhan ekonomi ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan setelah mengalami kontraksi pada tahun tahun 2020 sebesar 0,25 akibat Pandemi Covid-19.
 

  • Inflasi Kota Palembang selama tahun 2021 terjaga stabil dan tumbuh sebesar 1,84%;
    –  Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Palembang pada tahun 2021 sebesar 78,72, meningkat bila dibandingkan dengan IPM tahun 2020 sebesar 78,33;

–  Tingkat Pengangguran Terbuka Kota Palembang bulan Agustus 2021 sebesar  10,11%;
– Persentase Penduduk Miskin di Kota Palembang pada   tahun 2021 sebesar 11,34%.
 
“Dalam capaian nilai Akuntabilitas Kinerja (AKIP) Kota Palembang belum lah menggembirakan. Selama delapan tahun terakhir sampai dengan tahun 2021, nilai AKIP Kota Palembang bernilai “B”, padahal target capaian AKIP Kota Palembang seharusnya adalah “BB”
 
Pada tahun 2021 dan pada tahun 2022, target nilai AKIP Kota Palembang adalah “A”.

Sementara itu Pemerintah Kota Palembang mencatat berdasarkan Laporan Hasil Evaluasi (LHE) SAKIP tahun 2020 dan 2021 terdapat 7 pointer utama permasalahan SAKIP yang membutuhkan tindak lanjut, yaitu:
 

  • Rekomendasi perbaikan hasil evaluasi tahun 2020 masih belum ditindaklanjuti dengan baik terutama pada perbaikan kualitas sasaran dan indikator Perangkat Daerah (PD).
  • Masih terdapat sasaran strategis dan indikator kinerja yang belum berorientasi hasil dan kurang relevan pada level jabatan terutama pada level PD.
  • Masih ditemukan adanya ketidakselarasan antara dokumen perencanaan, RJPMD, Renstra dan PK.
  • Penjenjangan (cascade) kinerja belum berjalan secara menyeluruh sampai pada level organisasai terendah.
  • Belum terlihat mekanisme crosscutting antar PD.
  • Evaluasi internal yang telah dilakukan terhadap implementasi SAKIP pada PD masih belum memberikan hasil yang maksimal untuk mendorong perbaikan akuntabilitas kinerja masing-masing PD.
  • Laporan kinerja belum menyajikan secara lengkap analisis yang komprehensif terkait dengan pencapaian kinerja dan analisis efisiensi penggunaan anggaran terhadap capaian kinerja
     
    Selain itu juga ia menjelaskan bahwa, Penilaian SAKIP untuk Kota Palembang tahun ini merupakan penilaian tahun terakhir menjelang masa pemerintahan kami bersama Wakil Walikota Palembang Periode 2018-2023.
     
    Untuk itu, pertemuan hari ini begitu penting karena akan menapakkan pencapaian nilai AKIP tahun 2022 sebagaimana tergambar di dalam target RPJMD Kota Palembang yang sekaligus menjadi gambaran capaian akhir dari Nilai AKIP yang menjadi Indikator Kinerja Utama Pemerintah Kota Palembang menuju Palembang Emas Darussalam 2023 yang menjadi visi besar Kota Palembang.