Ilustrasi

Detak-Palembang.com MUARADUA -Kesadaran dalam membayar pajak daerah dan retribusi daerah sangatlah penting, karena pajak dan retribusi daerah merupakan salah satu sumber pendapatan daerah guna membiayai penyelenggaraan Pemerintah Kabupatan OKU Selatan dalam menetapkan otonomi daerah yang luas, nyata dan bertangung jawab.

Hal itu dikatakan oleh Asisten III Setda Kabupaten OKU Selatan Ramin Hamidi saat menjadi isnpektur upacara Peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN), Senin (15/01) di lapangan pemkab.

“Sehingga pemberian kewenangan dalam pengenaan pajak daerah dan retribusi daerah diharapkan dapat mendorong kita semua untuk terus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD)” jelas Ramin lebih lanjut.

Yang disebut pajak Menurut Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah adalah kontribusi wajib kepada daerah yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan daerah bagi sebesar-besar kemakmuran rakyat.

Sedangkan Retribusi Daerah yang selanjutnya disebut retribusi adalah pungutan daerah sebagai pembayaran atas jasa atau pemberian izin tertentu yang disediakan khusus dan/atau diberikan oleh pemerintah daerah untuk kepentingan orang pribadi atau badan.

Dalam upacara tersebut juga diketahui bahwa target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten OKU Sealatan Tahun 2018 Sebesar Rp. 41.950.500.000,00 (Empat Puluh Satu Miliar Sembilan Ratus Lima Puluh Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) yang bersumber dari:

1. Pajak Daerah sebesar Rp. 9.255.500.000,00,- (Sembilan Milyar Dua Ratus Lima Puluh Lima Juta Lima Ratus Ribu Rupiah),

2. Retribusi Daerah sebesar Rp. 5.095.000.000,00,- (Lima Milyar Sembilan Puluh Lima Juta Rupiah),

3. Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah sebesar Rp. 3.600.000.000,- (Tiga Milyar Enam Ratus Juta Rupiah), dan

4. Lain-Lain Pendapatan yang SAH sebesar Rp. 24.000.000.000,00,- (Dua Puluh Empat Milyar Rupiah).

Sementara itu Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten OKU Selatan Linkulin menyatakan bahwa target tersebut diatas adalah target realistis, disesuaikan dengan dengan kemampuan tiap SKPD.

“Untuk memenuhi target penerimaan kami akan memaksimalkan potensi yang ada dan menekan kebocoran” ungkap Linkulin lugas.