Detak-Palembang.com PALEMBANG – Setelah beberapa waktu yang lalu Pemerintah Kota Palembang melakukan penertiban terhadap reklame yang melanggar perda di kawasan KM 10 dan KM 11, penertiban reklame kembali dilanjutkan di kawasan pasar lemabang, pada Rabu (8/11) malam.

Penertiban reklame pelanggar perda di kawasan lemabang ini menegaskan bahwa Pemerintah kota Palembang tidak ada istilah tebang pilih dalam malakukan penertiban, bagi semua reklame yang melanggar perda karena telah habis masa izinnya, Pemkot Palembang melakukan tindakan tegas.

“Kami tegaskan, penertiban reklame ini tidak ada kaitannya dengan politik, ini murni upaya penertiban Pemkot terhadap media reklame “nakal “, terbukti malam ini kami kami tertibkan reklame yang tidak ada gambar orang yang dimaksud (sarimuda red), jadi memang benar-benar tindakan tegas terhadap reklame pelanggar perda,” ujar Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan rakyat Pemkot Palembang, Sulaiman Amin.