Detak-Palembang.com SAN BUENAVENTURA – Keadilan di muka bumi ini agak sukar diukur. Ambil contoh misalnya, seorang pencuri ayam mati dihakimi masa, namun disisi lain seorang koruptor yang mencuri uang hanya dihukum penjara beberapa bulan atau tahun.

Kasus hukuman unik ini hanya terjadi di San Buenaventura, sebuah kota kecil di Bolivia. Seorang kepala daerah walikota harus menjalani hukum pasung yang diberikan sanksi oleh rakyatnya sendiri. Hukuman tersebut dinamakan hukuman “keadilan sosial”.

Seperti diberitakan Oddity Central, Selasa (6/3), warganya memasung wali kota mereka, Javier Delgado. Hukuman itu diberikan oleh masyarakat yang tidak puas terhadap kinerja walikotanya karena membangun jembatan yang dianggap kurang tepat tidak memenuhi janjinya dan berbohong.

Saat itu, Delgado ditangkap kemudian kakinya dipasung selama satu jam dan diawasi oleh warga yang marah. Ini kejadian yang ketiga kalinya selama 2,5 tahun Delgado menjabat sebagai walikota.

Masyarakat di San Buenaventura memakai “keadilan sosial” jika pemimpinnya melanggar salah satu dari tiga prinsip dasar.

Yakni Ama Qhuilla, Ama Illulla, dan Ama Suwa (Jangan Malas, Jangan Berbohong, dan Jangan Menjadi Pencuri).

Penggunaan pasung sebagai keadilan sosial dimasukkan dalam konstitusi negara pada 2009.

Namun, warga boleh memakainya hanya untuk kasus-kasus kecil. Untuk kasus yang besar, warga harus tetap menyerahkannya kepada polisi dan insititusi pengadilan.