Detak-Palembang.com PALEMBANG – Pelatih Sriwijaya FC (SFC) Subangkit menyebutkan kekalahannya melawan Persib skor 2-0 karena ketidak beruntungan saja.

Sebab anak asuhnya beberapa kali di babak pertama dan kedua memiliki dua peluang. Meskipun tetap kalah di kandang Bandung di pekan ke 19 Liga 1 Indonesia secara kualitas anak asuhnya mampu mengimbangi pertandingan Maung Bandung khususnya di babak kedua berlaga tanpa gol.

Menurutnya apabila sosok Alberto Gonzalves cerita di laga kemarin akan berbeda. Disebutnya pada babak pertama saja SFC selalu mendesak hanya saja apabila ada Beto memiliki tipikal striker tunggal mematangkan beragam peluang.

“Tidak ada striker murni makanya beberapa peluang kurang maksimal. Kita juga sebenernya beberapa kali mendesak lawan. Idealnya laga berjalan imbang,” ucapnya.

Dilanjutkannya ia menilai tipikal striker  yang lain lebih kepada penjelajah bukan goal gater. Dia juga berharap Beto bisa segera memperkuat tim.

Namun apabila Beto masih memperkuat Timnas U23 dia pun harus mencari solusi agar kondisi tersebut bisa teratasi.

“Kalau ada Beto ceritanya pasti berubah,” ucapnya lagi.

Kendati demikian ia percaya kepada kemampuan para bomber andalannya seperti Manuchehr Jalilov, Esteban Vizcarra, Nur Iskandar dan Yogi Rahardian. Hanya saja pola strategi kedepan akan lebih di matangkan.

“Kedepan kita akan ubah pola dan taktik,” pungkasnya.