Detak-Palembang.com PALEMBANG – Sriwijaya FC akan menghadapi Madur United di laga tandang leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia 2018, di Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan Minggu (17/2/2019) pukul 19.00 WIB. Dalam aga kali ini Laskar Wong Kito akan memberikan perlawanan sengit untuk menyusahkan tuan rumah yang akan mengamankan kemenangan di kandang mereka tersebut.

Pelatih Sriwijaya FC Hartono Ruslan memang mengatakan, jika saat ini anak asuhnya tidak bisa dikatakan sejajar dengan Madura United. Namun, ia lebih mementingkan perlawanan dalam pertarungan besok ketimbang hasil akhir.

“Memang untuk pertandingan besok itu lawan Madura, memang kita bukan level yang sejajar dengan Madura United. Tapi untuk pertandingan besok, kita tidak akan menyerah begitu saja. kita akan memberikan perlawanan, soal hasil itu nanti,” ujarnya Sabtu (16/2/2019).

Sebelumnya, mereka memang hanya memiliki waktu 3 hari untuk berlatih. Namun selama itu pula, pihaknya memberikan pelatihan yang ketat agar Hapit Ibrahim cs memiliki bekal untuk berlaga, di samping mengandalkan semangat karena membela tanah kelahirannya saat ini.

“Saya kira kami datang ke sini sudah siap, itu saja. meskipun kita itu persiapan hanya 3 hari, kita sudah siap. Dan pemain yang kita bawa ke sini juga anak-anak muda, dari Sriwijaya FC U-19 dan pemain-pemain muda juga,” tukasnya.

Sementara itu, Asisten Pelatih Madura United Rasiman mengakui spirit membela tanah kelahiran akan menyusahkan anak asuhnya dalam berlaga nanti. Ditambah lagi karena Sriwijaya FC memboyong para pemain muda, pihaknya belum bisa memetakan kekuatan tim lawan untuk mengamankan kemenangan di kandang mereka tersebut.

“Secara taktis, saya buta kekuatan lawan. Apapun itu, akan menjadi persoalan apabila kita ga tau atau buta kekuatan lawan,” ujarnya.

Namun, pihaknya tentu tak ingin di leg pertama ini skor mereka ternoda lebih dahulu. Meskipun ia yakin, dalam turnamen yang bersifat gugur ini setiap tim memiliki motivasi tinggi agar tetap bertahan di kompetisi hingga akhir.

“Pasti, setiap tim saya rasa memiliki motivasi lebih seperti yang ada di Sriwijaya FC. Biasanya tim underdog akan mengeluarkan segalanya dan bermain nothing to lose,” pungkasnya.