Detak-Palembang.com PALEMBANG – Tim dari Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) yang dipimpin Paban V/Sahlur Spersad Kolonel Inf Lilik Sudaryani, melaksanakan Sosialisasi tentang Penyelenggaraan Karier Kedua Bagi Prajurit di lingkungan Kodam II/Swj TA. 2017, Kamis (9/11) bertempat di Gedung Sudirman Makodam II/Swj Palembang.

Kegiatan sosialisasi yang berlangsung hanya satu hari ini diikuti sekitar 200 personel yang terdiri dari pejabat bidang personel dan perwakilan prajurit dan PNS dari satuan jajaran Kodam II/Swj.

Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM. Putranto, S. Sos., dalam sambutannya yang dibacakan Aspers Kasdam II/Swj Kolonel Inf Tri Saktiawan, ketika membuka kegiatan sosialisasi tersebut menyampaikan bahwa penyelenggaraan karier Kedua bagi prajurit bertujuan untuk menyalurkan sumber daya prajurit yang memiliki kopetensi yang dibutuhkan oleh instansi lain atas dasar permintaan.

“Untuk itu, agar tercapai pemerataan informasi tentang penyaluran dan penyelenggaraan Karier Kedua tersebut perlu dilaksanakan sosialisasi ini”, ucapnya.

Sementara itu, Pabandya 2/Sahlur Spersad Letnan Kolonel Inf Raden Dwi Tjahyo Harsono dalam paparan sosialisasinya menjelaskan tentang pentingnya sistem pembinaan personel secara keseluruhan termasuk penyediaan, pemisahan dan penyaluran personel. “Karier Kedua melalui alih status/alih profesi memiliki nilai yang sama dengan karier utama, untuk itulah perlu dilaksanakan sosialisasi ini”, ujarnya.

Dijelaskan juga, bagi personel TNI AD yang alih profesi ke BUMN/BUMD diberikan kesempatan pengenalan tugas (orientasi penugasan) sebelum diangkat menjadi karyawan tetap.

“Bagi yang diterima di BUMN/BUMD diberhentikan dengan hormat tanpa diberikan MPP, demikian pula bagi yang diterima di perusahaan swasta diberhentikan dengan hormat dan diberikan MPP sesuai dengan permintaan dan ketentuan perundang-undangan”, ungkapnya.

Dibagian lain paparannya, Letkol Inf Dwi Tjahyo menjelaskan beberapa persyaratan khusus yang harus dipenuhi bagi prajurit yang berminat untuk alih status/alih profesi, antara lain ; telah melaksanakan ikatan dinas minimal 20 tahun; mempunyai minat, bakat dan keahlian yang dapat dikembangkan ditempat kerja yang baru; bersedia diberhentikan dengan hormat dari dinas keprajuritan dengan hak sesuai peraturan perundangan yang berlaku, dan ; memenuhi persyaratan khusus yang ditentukan oleh instansi pengguna.

Turut hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut, para Dan/Kabalakdam II/Swj dan para Pimpinan/perwakilan dari perusahaan BUMN wilayah Sumsel seperti PT. Pertamina, PT. Pusri, PT. Arwana dan PTPN 7.