Detak-Palembang.com PALEMBANG – TNI-Polri bersinergi bersama komponen masyarakat di wilayah Sumsel menggelar Do’a Bersama lintas agama secara serentak untuk korban gempa Palu, Sigi, Donggala dan Lombok. Selain Do’a bersama, dilakukan juga “Deklarasi Persatuan dan Kesatuan”, bersama Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M. Hum., Kapolda Sumsel Irjen Pol Zurkarnain Adinegara, FKPD, Tokoh Agama serta komponen masyarakat Sumsel, Rabu (10/10/2018) bertempat di Masjid Agung SMB II Palembang.

Kegiatan do’a bersama lintas agama ini tidak hanya dilaksanakan di Palembang saja, tetapi dilaksanakan juga di seluruh Korem jajaran Kodam II/Swj di wilayah Sumbagsel.

Doa bersama sekaligus Deklarasi Persatuan dan Kesatuan ini mengandung harapan agar rakyat Indonesia tidak terpecah belah, selalu bersatu padu dalam ke-Bhinneka-an walaupun berbeda Suku dan Agama. Karena Ke-bhineka-an bangsa dan negara Indonesia, merupakan salah satu pilar dalam persatuan dan kesatuan bangsa yang harus dijaga bersama.

Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M. Hum., dalam sambutannya mengatakan, Istighasah, zikir dan do’a bersama merupakan wahana paling tepat untuk bermuhasabah, berserah diri, meminta pertolongan dan ridha serta perlindungan dari Allah SWT, agar bangsa dan negara Indonesia senantiasa aman, damai dan dihindarkan dari segala bala dan bencana.

“Kepada saudara-saudara kita yang berada di Palu, Sigi, Donggala, Moutong dan Lombok yang saat ini tengah mengalami cobaan dan kesusahan semoga diberikan kekuatan, kesabaran, keikhlasan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan serta segera dipulihkan seperti sedia kala”, ucap Pangdam

Semua kejadian tersebut terjadi diluar kehendak kita semua, untuk itu, sambung Pangdam, mari kita berdo’a bersama semoga arwah para korban diterima amal ibadahnya dan mendapat tempat terbaik disisi Allah SWT.

Di Palembang, bagi yang beragama Islam pelaksanaan Do’a Bersama dilaksanakan di Masjid Agung SMB II Palembang yang diisi dengan dzikir dan Istiqhosah. Sedangkan bagi yang beragama Kristiani, Do’a Bersama digelar di Gereja Baptis Indonesia Palembang. Sementara, bagi yang beragama Hindu dilaksanakan di Pura Agung Sriwijaya, Seduduk Putih-Palembang.

Sumatera Selatan dipenuhi dengan keanekaragaman Umat Beragama, sudah harus disyukuri bahwa hal ini merupakan anugrah bagi masyarakat Sumsel terutama Kota Palembang, yang saat ini masih erat dalam hal silaturahmi dengan umat yang berlainan agama.

Nuansa kerukunan dan toleransi inilah yang mendorong TNI-Polri bersinergi berinisiatif menggelar Acara Do’a bersama dan Deklarasi Persatuan dan Kesatuan ini, untuk menjaga ke-Bhinneka-an, juga persatuan dan kesatuan bangsa di wilayah Sumbagsel.