Detak-Palembang.com PALEMBANG – Setelah Dewan Pimpinan Cabang (DPC) partai Demokrat kota Palembang, menyatakan dukungan sikap atas Langkah hukum Ketua Umum Demokrat, melaporkan pengacara Setya Novanto, Firman Wijaya, ke Bareskrim Polri, terkait pencemaran nama baik Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Kini giliran DPD Partai Demokrat Sumsel melakukan hal yang sama.

Ketua DPD Partai Demokrat melalui Sekretaris DPD Demokrat Sumsel MF Ridho mengatakan, jajarannya bisa diibaratkan siap “perang” dalam mendukungan sikap Ketua Umum Partai Demokrat SBY, yang telah mengambil langkah hukum terhadap pengacara Firman Wijaya, yang statment mencemarkan nama baik dan terdindikasi sebagai fitnah ke SBY.

“DPD Demokrat Sumsel mendukung langkah-langkah hukum terhadap oknum pengacara, ke Mabes Polri. Ini harus mendapatkan dukungan untuk menegakkan aturan hukum akibat statmen oknum pengacara yang tidak benar tersebut,” kata Ridho yang didampingi sejumlah pengurus DPD, dan anggota DPRD Sumsel dari fraksi Demokrat di Sekreriat DPD Demokrat Sumsel, Selasa (06/01) siang.

Menurut Ridho, kader  Demokrat menginkan masalah ini segera tuntas karena tidak ingin adanya opini yang berkembang ke masyarakat nanti, mengingat saat ini merupakan tahun politik.

“Kita di daerah melakukan aksi di daerah masing-masing, juga kepada daerah yang saat ini sedang tugas di Jakarta dan kita perintahkan merapat ke DPP memberikan dukungan,” ujara ketua Fraksi Demokrat DPRD Sumsel  ini. 

DPD Partai Demokrat Sumsel masih menunggu perintah DPP, namun menurut Ridho saat ini sudah cukup laporan yang dilakukan oleh pengurus pusat, karena objek di Jakarta.

“Kita juga tak ingin adanya statmen Firman Wijaya jadi kebenaran ditengah masyarakat, padahal hal itu jelas tidak benar,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Ketua BPOKK POKK Demokrat Sumsel Firdaus Hasbullah, apa yang disampaikan Firman Wijaya terkait masalah korupsi eKTP, yanh telah bergulir di KPK dan saat ini diproses, nantinya dapat terang benerang. Sehingga tuduhan terhadap ketum Demokrat tersebut tidaklah benar.

“Ini bentuk solidaritas dukungan terhadkap SBY dengan melaporkan Firman terkait statment yang meresahkan, ini konspirasi kemufakatan jahat. Kami kader Demokrat tidak dikomandoi, tapi serentak kita melakukan aksi spontan terhadap konspirasi, apalagi ini menjelang Pilkada dan Pileg 2019 mendatang,” ujarnya penuh semangat.