Detak-Palembang.com PALEMBANG – Laga pekan ke 20 Liga 1 Indonesia menjadi laga big match antara Sriwijaya FC versus Madura United (MU) di Stadion H Agus Salim Jumat,(10/8) pukul 15.30 WIB.

Bahkan broadcaster Liga 1 kukuh memutar laga tersebut secara live di Indosiar. Meskipun dihari yang sama berbeda jam Timnas U-19 akan menggelar partai final Piala AFF.

Pelatih Sriwijaya FC (SFC) Subangkit menyebutkan partai home kali ini baginya sangat berat. Sebab harus bertemu dengan rentetan pemain bintang yang dimiliki Madura United.

“Dari tengah kedepan semua pemain Madura United adalah pemain bintang dan berkualitas. Jadi tidak mudah buat kita laga ini sangat berat,”ucap Subangkit.

Namun bermain di partai home meskipun terusir dari homebase karena Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring di fokuskan untuk perhelatan Indonesia di ajang Asian Games. Subangkit tetap berkeras mempertahankan tiga poin. Dia pun tau ditangan pelatih sebelumnya Rahmad Darmawan Laskar Wong Kito keok dengan skor telak 3-0 di Madura pekan pertama Liga 1.

“Empat hari berlatih di Padang untuk mempersiapkan pertandingan kali ini. Saya kira semua pemain sudah siap. Karena kami juga tidak mau kehilangan poin lagi,”ucapnya.

Terlebih lagi SFC mempunyai cerita indah di Stadion Haji Agus Salim dengan kemenangan sempurna atas Borneo FC juga tajuk laga home. Semangat itu yang sekarang dimiliki Laskar Wong Kito. “Semoga kita dapat poin,”pungkasnya.

Sementara itu pemain SFC Ahmad Faris Ardiansyah mengaku, akan bermain maksimal. Karena semua pemain disebutnya kompak ingin mempertahankan kembali tiga poin kandang.

“Dari sisi pemain kami semua siap melawan Madura. Semoga kita mendapatkan poin,”ucapnya.

Sementara itu Pelatih Madura United Gomes Oliviera terlihat sangat optimis dapat memenangkan laga nanti dengan muda. Terlebih lagi pertemuan sebelumnya putaran pertama pekan ketiga Liga 1 Indonesia 2018, di Stadion Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu (7/4).Laskar Wong Kito keok dengan skor akhir 3-0.

“Madura tim bagus kita yakin menang nanti,”tegasnya.

Disisi lain saat itu pelatih masih ditukangi Rahmad Darmawan dengan delapan pemain bintang Laskar Wong Kito sulit memenangkan pertandingan. Sedangkan laga nanti SFC tampil dengan pelatih baru dan kekuatan Laskar Wong Kito banyak dihuni pemain lokal dan muda.

Kemungkinan faktor itulah membuat laga tersebut sangat menarik untuk disaksikan fans sepakbola se-Indonesia. Wajar saja kalau pihak broadcaster Liga 1 menyebut laga kali ini pertandingan big match pekan ke 20.

(ZYD)