Detak-Palembang.com PALEMBANG – Memasuki batas akhir putaran kedua klub Sriwijaya FC (SFC) menjadi sorotan dan terus memanas di kalangan warganet. Terlebih lagi beragam isu tengah menerpa tim asal Kota Palembang ini.

Pertama tunggakan gaji dan kedua pelatih Rahmad Darmawan di kabarkan keluar diputaran kedua dengan membawa gerbong pemain rekrutannya.

Namun berdasarkan kabar burung pun jajaran pengelola klub Laskar Wong Kito PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) belum setitik pun mengeluarkan komentar hasil evaluasi di putaran pertama.

Saat di konfirmasi Asisten Manajer Achmad Haris memberikan komentar masih belum ada hasil evaluasi dari manajemen. “Belum ada hasil evaluasi yang saya tau,” kata Haris.

Dilanjutkannya jajaran manjemen belum mengeluarkan komentar ada pemain yang dikeluarkan. Apa lagi sampai jajaran pelatih yang juga akan dilepas.

“Sekali lagi tidak ada hasil evaluasi. Setau saya belum ada, saya juga tidak tau kenapa heboh sampai coach RD sudah pamit,” ungkapnya.

Sebelumnya Laskar Wong Kito terus saja tidak henti dan berhentinya hot di kalangan warganet.

Menurut pantauan, alasan hotnya nitizen bergosip terkait dua faktor pertama, terbukanya bursa transfer dan kedua terkait tungakan gaji pemain.

Dari analisa ada dua poin yang membuat SFC terus semakin heboh di gosipkan para nitizen. Pertama di tengah terbukanya bursa transfer. Laskar Wong Kito sendiri tengah masuk ke pintu bursa transfer putaran kedua Liga 1 Indonesia 2018. Tentunya evaluasi layaknya klub klub sepakbola lainnya akan terjadi.

Dari sanalah timbul isu mulai eksodus pemain SFC ke klub lain. Serta ada isu manajemen merekrut pemain tidak hanya memiliki kontribusi saja. Tapi lebih diutamakan mempunyai hati kepada SFC.

Poin kedua terkait tungakan gaji yang dilakukan manajemen. Ini adalah faktor kedua yang sebenarnya menjadi awal hotnya gosip di kalangan warganet. Mulai dari postingan pemain yang mengeluh gaji menunggak. Lalu aksi mogoknya latihan pemain serta hebohnya berita skuat SFC mendatangi kantor PT.SOM di kompleks PS Mall.

Terakhir Kapten SFC Hamka Hamzah memposting di akun pribadi dirinya tidak terima apabila disebut tidak punya hati. Tentunya kembali menarik perhatian warganet.

Bahkan saat dipantau akun offisial klub @sriwijayafcid asisten pelatih pun Rasiman ikut memberikan komentar membuat warganet semakin bertanya-tanya.

Padahal di berita-berita sebelumnya Plt Direktur Utama PTSOM, Muddai Madang berharap tidak ada lagi gosip atau kabar yang dibesar-besarkan. Juga termaksud tim memosting tentang yang membuat kondisi jadi tidak kondusif.