Detak-Palembang.com PALEMBANG – Jelang laga perdana Sriwijaya FC (SFC) kontra Persib Bandung Piala Presiden disebut pertandingan perang mental di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Selasa (16/1).

Lantaran tim juga akan menghadapi tekanan pemain 12 alias suporter tuan rumah. Tentunya mental anak asuh Rahmad Darmawan akan di uji dipertandingan tersebut.

Sebab selain kedua tim memang rival terkuat di masa bursa transfer terjadi beragam polemik di pacu oleh kelompok fans fanatik.

Pertama headcoach Rahmad Darmawan merupakan pelatih idaman Bobotoh sebutan fans Persib memilih bersama Sriwijaya FC (SFC). Kedua pemain asing asal Mali Makan Konate juga idaman Bobotoh  juga lebih memilih bersama SFC musim ini.

Terakhir striker asal SFC di era Benny “Bendol” Dollo Patrich Wanggai di bursa transfer sebelum sempat bergabung ke Persib. Namun batal gabung padahal sebelumnya, pemain asal Papua itu juga sudah mengikuti TC Persib yang dilangsungkan di Yogyakarta.

Semua faktor itulah membuat laga nanti akan menjadi tolak ukur dahsyatnya tingkat kesulitan Laskar Wong Kito menghadapi Maung Bandung. Kemungkinan sang Organizing Piala Presiden selaku EO pelaksana memanfaatkan momen itu agar pelaksaan Piala Presiden menjadi hot alias panas di tahun ini.

Pelatih SFC Rahmad Darmawan mengatakan, ia justru sangat menanti laga tersebut. Baginya desakan dan tinggi euforia laga Piala Presiden akan menempah mental anak asuhnya.

“Piala Presiden kami jadikan turnamen untuk mempersiapkan tim kita. Apa lagi tekanannya disana ada iklim kental kompetisi sangat baik untuk tim,”kata RD.

Disisi lain sebagai tuan rumah bersama kekuatan penuh pendukung fanatiknya Persib juga akan kedatangan mantan pelatih pujaan para fans. Tim legenda PSMS Medan kembali berlaga di kasta tertinggi kini hadir bersama Djadjang Nurdjaman.