Detak-Palembang.com PALEMBANG – Meski sebelumnya sempat disebut akan mengalami penundaan, namun laga antara Sriwijaya FC melawan Madura United akhirnya tetap dilaksanakan sesuai jadwal semula, Sabtu (11/8) mendatang.

Namun karena seluruh stadion di Palembang tidak bisa digunakan karena telah dalam masa persiapan akhir Asian Games 2018, maka dipastikan laskar wong kito akan kembali menjadi tim musafir.

Stadion H Agus Salim Padang yang semula telah digunakan SFC saat menjamu Borneo FC (29/7) lalu akhirnya kembali dipilih sebagai kandang Teja Paku Alam dkk nantinya. Dipilihnya kembali Padang sendiri dikarenakan venue yang paling dekat dengan Palembang serta panpel pertandingan yang sigap dan telah terbukti saat laga kontra Borneo FC lalu.

“Sebenarnya secara lisan kita telah sempat disetujui terkait penundaan laga SFC melawan Madura United, jadwal penggantinya pun telah ditetapkan yakni 6 September. Dan hal ini pun telah kita sampaikan melalui surat tertulis, namun akhirnya PT LIB tetap menyatakan bahwa laga tidak boleh ditunda dan dilaksanakan sesuai jadwal awal,” ujar asisten manajer SFC, Ahmad Haris saat dihubungi Sabtu (4/8) sore.

Oleh karena itu, skuad SFC pun akhirnya langsung diterbangkan kembali ke Padang pasca laga kontra Persib Bandung, Sabtu (4/8). “Pemain berangkat dari Bandung, Minggu (5/8) sore ke Padang. Tim sendiri diberikan libur sehari dan akan kembali berlatih Selasa (7/8) pagi,” pungkasnya.

Sementara Sekertaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Faisal Mursyid mengatakan, pihaknya sempat mengajukan surat agar laga home melawan Madura United tetap digelar di Palembang. Namun PT Liga Indonesia Baru (LIB) tetap ngotot untuk mengelar pertandingan sesuai jadwal. “Tetap sesuai jadwal karena pengajuan kita di tolak. Kita sudah ajukan surat dan mendapatkan surat balas,” ujarnya.