Detak-Palembang.com PALEMBANG – Kekuatan skuat Laskar Wong Kito edisi 2018 memang luar biasa. Pasalnya dalam laga uji coba kontra Tim Muba mampu mencetak skor 16-0 di stadion Bumi Sriwijaya Palembang, Sabtu (06/01).

Lagi Pelatih Sriwijaya FC (SFC) Rahmad Darmawan tidak puas. Lantaran tim lokal disebutnya bukan lawan yang ideal. Saat laga tadi dirinya lebih fokus kepada transisi anak asuhnya kehilangan bola dan pressing di zona lawan.

“Kami juga mencoba untuk tidak memberi ruang di pertahanan mereka. Dan pemain sudah mampu melakukan itu walau ada beberapa kali kebocoran,” ujarnya usai laga.

Meski ia mengapresiasi skuad yang dibesutnya karena sudah melakukan itu dengan baik, tetapi mantan pelatih T-Team ini mulai menyoroti tentang peralihan attacking-defensif yang dirasa lambat.

“Artinya kalau depan sedang melakuka penyerangan, maka yang tengah dan depan harus naik. Karena ada beberapa lini yang tidak melakukan itu,” tambahnya.

Sehingga kedepan, ia akan melakukan ujicoba lebih banyak. Ia harus menambal kelemahan yang ada, agar tidak ada lagi celah di tim untuk menghadapi Piala Presiden dan kompetisi resmi mendatang.

“Jadi kita harus sering melakukan ujicoba, agar kita bisa tau kualitas kita,” jelasnya.

SFC tampil impresif. Penetrasi menyeluruh di segala lini, membuat jalannya pertandingan menjadi tak imbang. Sriwijaya FC membuka keran gol melalui Adam Alis di menit pertama. Setelah otu, Manuchekchr Dzalilov menggandakan angka di menit ke-5, dan kembali Adam Alis mencetak gol di menit ke-10.

Dzalilov makin tak terbendung, ia mencetak gol di menit ke-13, 26 dan 38. Ichsan Kurniawan pun tak ketinggalan, menyumbang satu gol di menit ke-22.

Babak kedua, Yuu Hunkoo mencetak gol di menit ke-42. Makan Konate pun unjuk kebolehan dengan tendangan khasnya di menit ke58, sekaligus menutup babak kedua.

Babak ketiga menjadi panggung kembalinya Beto. Ia langsung mencetak hattrick plus satu assist, masing-masing pada menit ke-70, 73 dan 76. Striker lokal Yogi Rahadian tak tinggal diam, ia menyumbang satu gol di menit 78.

Pada menit ke-79, giliran Rizsky Dwi Ramadhana yang menyarangkan bola, berkat assist Beto. Entah karena kesal, pemain bernomor punggung 15 dari Pemuda Lalan mencetak gol bunuh diri. Babak ketiga ditutup dengan gol dari Samuel Christianson di penghujing babak.