Detak-Palembanag.com PALEMBANG – Nahkoda Sriwijaya FC (SFC) Rahmad Darmawan mengatakan, kekalahan kemarin harus menjadi pelajaran kedepan. Lalu anak asuhnya harus bangkit karena laga masih panjang.

“Kalah menang itu biasa terpenting bagaimana harus bangkit kembali,”kata RD.

Selanjutnya ia menuturkan SFC kembali harus melakoni partai berat di home. Lantaran dipekan ke tiga Liga 1 Indonesia bertemu Persipura Jayapura Sabtu, (14/4). “Saya dan tim harus fokus di laga home nanti. Tentunya harus melupakan laga kemarin,” pungkasnya.

Sementara itu gelandang serang Laskar Wong Kito Makan Konate memang terlihat kecewa setelah tim dibantai Madura United skor telak 3-0 kemarin.

Namun dia berjanji akan membalaskan kekalah tersebut. Dia berharap masyarakat dan seluruh fans Laskar Wong Kito memberikan maafnya.

“Kita fokus di laga berikutnya lawan Persipura saja,”ucap Konate

Dilanjutkannya setiap pertandingan sepakbola terkadang kalah dan menang itu sudah jadi hal biasa. Namun tetap fokus ke laga berikutnya harus menjadi pegangan.

“Sepakbola kalah menang sering terjadi. Kami harus balas di laga berikutnya dan fokus,” ujar pemain kelahiran Mali 10 November 1991 ini.

Sebelumnya Makan Konate di gandang-gandang kan fans bertemu Zahrahan kontra Madura United adalah laga uji coba siapa terkuat diantara mereka. Namun Pelatih SFC Rahmad Darmawan mengaku kekalahan angkat bukanlah ukuran. Tapi Zahrahan disebutnya tidak bisa berkutik menghadapi Makan Konate. Hanya karena kalah jumlah pasca kartu merah salah satu anak asuhnya permainan Madura United baru bisa berkembang.